Gulai Tikungan, Kuliner Kaki Lima Ternama



KOMPAS.com Jakarta memang kaya akan wisata kuliner. Mulai dari restoran sampai pinggir jalan, banyak makanan enak yang dijajakan. Salah satu kawasan yang patut Anda kunjungi ketika berwisata kuliner adalah Blok M, Jakarta Selatan.

Di perempatan Jalan Mahakam dan Jalan Bulungan terdapat sebuah tempat kuliner yang amat tersohor sejak dulu, yaitu gultik. Gultik merupakan singkatan dari gulai tikungan. Dinamakan gulai tikungan karena banyak pedagang gulai yang mangkal di tikungan jalan tersebut.

Ada sekitar 15 pedagang gulai di kawasan belakang Blok M Plaza tersebut. Beberapa dari mereka sudah berjualan sejak puluhan tahun lalu. Rata-rata rasa dari gulai yang mereka jajakan pun tidak jauh berbeda.

Walaupun tergolong kuliner kaki lima, gultik selalu ramai pengunjung. Mulai yang bermobil sampai pejalan kaki pun pernah makan di sini. Sejak tahun 1980-an banyak masyarakat yang menjadikan gulai tikungan ini sebagai destinasi kuliner favorit mereka.

Dari tahun dulu sampai sekarang ramai terus, kata Bambang, salah satu pedagang gultik. Bambang bisa menghabiskan 100 porsi gultik setiap harinya. Saat akhir pekan tiba, ia bahkan bisa menghabiskan sampai 200 porsi gultik.

Yang menjadikan gultik ini selalu ramai adalah rasa dari gulai itu sendiri. Gulai yang dijual di kawasan ini merupakan gulai sapi. Pedagang menggunakan beberapa bagian sapi seperti urat, tetelan, lemak, hingga jeroan.

Gulai dengan kuah santan yang tidak begitu kental dan rasanya yang gurih disiramkan diatas sepiring nasi, ditambah taburan bawang goreng, kecap, dan kerupuk. Untuk Anda yang menyukai pedas, Anda bisa meminta sambal pada pedagang.

Rasanya memang sederhana namun tetap menggugah selera. Gurihnya gulai dipadu dengan manisnya kecap dan pedasnya sambal cukup untuk membuat ketagihan. Tapi, untuk Anda yang biasa makan banyak, seporsi gultik pasti kurang untuk memanjakan perut Anda. Jangan khawatir, Anda bisa nambah sepuasnya tanpa takut kantong jebol karena harga seporsi gulai ini dibanderol hanya dengan harga Rp 8.000.

Penulis: Tri Wahyuni
Editor: I Made Asdhiana

 

 

Hotel Ibis Jakarta Senen Mulai Beroperasi


JAKARTA, KOMPAS.com Operator hotel internasional, Accor, menggelar grand opening untuk hotel barunya yaitu ibis Jakarta Senen, Senin (9/9/2013). Dengan beroperasinya ibis Jakarta Senen, Accor telah mengoperasikan 14 hotel ibis di Indonesia dan lima diantaranya berada di Jakarta.

Hotel yang berada di Jalan Kramat Raya, merupakan hotel ekonomi dengan konsep brand ibis terbaru. Lokasinya yang strategis dan telah berkembang menjadi salah satu pusat bisnis di Ibu Kota membuat Edward Setiady, General Manager ibis Jakarta Senen, optimis akan keberhasilan hotelnya.

Kami optimis akan berhasil merebut pangsa pasar hotel Jakarta dan sekitarnya, kata Edward dalam sambutan grand opening Ibis Jakarta Senen.

Berada di kawasan bisnis yang memiliki banyak gedung perkantoran, pusat pemerintahan, dan pertokoan, serta hanya berjarak hanya 10 menit dari Stasiun Gambir membuat Hotel ibis Jakarta Senen mempunyai nilai tambah tersendiri.

Hotel ibis Jakarta Senen memiliki 155 kamar dengan fasilitas internasional yang praktis dan nyaman, 4 ruang pertemuan fleksibel yang dapat mengakomodasi acara kecil hingga menengah berikut ruangan privat dengan kapasitas hingga 120 orang yang dilengkapi dengan sistem audio-visual yang canggih, webcorner yang berada di lobi hotel, restoran, serta akses Wi-Fi.

Kami juga melihat potensi pasar yang signifikan untuk menarik perhatian komunitas bisnis, perorangan, serta kelompok MICE, kata Edward dalam siaran pers.

Dengan tarif yang cukup terjangkau, namun memberikan kualitas, kelayakan, dan kenyamanan yang bertaraf internasional, katanya.

Untuk tahap awal, ibis Jakarta Senen menawarkan harga Rp 458.000 net per kamar per malam, sudah termasuk sarapan pagi untuk 2 orang. Penawaran ini berlaku hingga 29 Desember 2013.

Penulis: Tri Wahyuni
Editor: I Made Asdhiana

 

 

Mengenal Lebih Dekat Suku Dayak di Borneo


Tuesday, 10 Sep 2013 | 10:09 WIB
KOMPAS.com - Dayak adalah nama penduduk asli Pulau Borneo yang saat ini masih banyak tinggal di pedalaman Kalimantan. Suku asli dayak mempunyai budaya maritim atau bahari karena nama mereka banyak mempunyai arti dan berhubungan dengan sungai (karena banyaknya sungai yang terdapat di pedalaman Kalimantan).

Arti dari kata dayak itu sendiri masih bisa diperdebatkan. Dayak berarti manusia, sementara banyak lainnya menyatakan bahwa kata itu berarti pedalaman. Bahwa orang-orang Iban menggunakan istilah Dayak dengan arti manusia, sementara orang-orang Tunjung dan Benuaq mengartikannya sebagai hulu sungai.

Ada banyak suku Dayak di Kalimantan, Ada yang membagi orang Dayak dalam enam rumpun yakni rumpun Klemantan alias Kalimantan, rumpun Iban, rumpun Apokayan yaitu Dayak Kayan, Kenyah dan Bahau, rumpun Murut, rumpun Ot Danum-Ngaju dan rumpun Punan.

Suku terbanyak adalah suku Dayak Kenyah yang memiliki aksesoris sebagai perhiasan tubuh
mereka. Umumnya suku Dayak memiliki perhiasan berupa manik-manik yang terbuat dari batu alam.

Dahulu batu-batu ini dibentuk dengan tangan dan tanpa bantuan mesin, sehingga warnanya kusam jika dibandingkan dengan manik-manik modern buatan pabrik. Selain itu, ada juga perbedaan berat di bebatuan dan manik-manik tersebut. Jika ingin membuktikan bahwa manik-manik tersebut asli dari Suku Dayak atau bukan, maka haruslah dilakukan tes dengan cara membakarnya.

Umumnya, masyarakat Dayak khususnya pria Dayak tidak mengenal aksesoris batu lain selain perhiasan manik-manik. Aksesoris yang umumnya digunakan adalah yang berasal dari hewan perburuan mereka, seperti taring dan gigi beruang, taring babi. Jika di Papua taring
babi dijadikan perhiasan yang ditusukkan di hidung, pada Suku Dayak, taring tersebut dijadikan buah kalung mereka.

Selain itu ciri khas Suku Dayak lain yang unik adalah tato, di mana tato bagi masyarakat Dayak memiliki makna yang sangat mendalam. Tato bagi masyarakat etnis dayak merupakan bagian dari tradisi, religi, status sosial seorang dalam masyarakat, serta bisa pula sebagai bentuk penghargaan suku terhadap kemampuan seseorang. Karena itu, tato tidak bisa dibuat sembarangan.

Karena itu, semakin banyak tato, "obor" akan semakin terang dan jalan menuju alam keabadian semakin lapang. Meski demikian, tetap saja pembuatan tato tidak bisa dibuat sebanyak-banyaknya secara sembarangan, karena harus mematuhi aturan-aturan adat.

Baik tato pada lelaki atau perempuan, secara tradisional dibuat menggunakan duri buah jeruk yang panjang. Seiring dengan perkembangan zaman kemudian menggunakan beberapa buah jarum sekaligus. Yang tidak berubah adalah bahan pembuatan tato yang biasanya menggunakan jelaga dari periuk yang berwarna hitam.

Untuk melihat Suku Dayak kita bisa melihat mudah di Desa Budaya Pampang di Samarinda dan Festival Budaya Capgomeh di Singkawang. Jika Anda ingin melihat langsung kehidupan Suku Dayak bisa memakan waktu perjalanan 2-3 hari menyusuri sungai di Kalimantan. Saat ini sudah banyak Suku Dayak yang berbaur dengan masyarakat. Semoga budaya asli mereka tetap terjaga. (BARRY KUSUMA)

Editor: I Made Asdhiana

 

 

Rendang Menyebar sampai Jauh



Wednesday, 11 Sep 2013 | 12:06 WIB
SEIRING migrasi orang Minang, rendang pun berdiaspora ke mana-mana. Maklum, setiap orangtua Minang pasti akan membekali anaknya yang hendak merantau dengan rendang yang bisa tahan berbulan-bulan. Buat orang Minang, rendang adalah elemen penting untuk bekal merantau di samping pengetahuan agama dan keterampilan silat. Orangtua itu, meski sedang tak punya uang, pasti berusaha membuatkan rendang untuk anaknya yang akan merantau. Tradisi itu sudah dikenal sejak orang mulai merantau, kata Muhammad Nur.

Setelah anaknya tinggal di rantau, para bunda terus mengirimkan rendang dan masakan minang buatannya secara rutin. Yarnis (50) asal Bukittinggi, misalnya, setiap bulan mengirimkan rendang dan sambal lado untuk anaknya yang menuntut ilmu di Jakarta. Meski di Jakarta banyak warung padang, tetap saja saya kirim rendang dan sambal lado dari kampung, kata Yarnis saat akan mengirim rendang dan sambal lado lewat TIKI di Jalan Pemuda, Bukittinggi.

Ketika Yarnis kuliah di Padang, ibunya juga rutin mengirimkan sambal lado, rendang, dan beras dari Bukittinggi, seminggu sekali. Rendang dan kiriman lainnya dititip ke sopir travel. Itu sudah kebiasaan orang Minang, katanya.

Dari sini terlihat, rendang memiliki fungsi sosial sebagai pengikat kekerabatan dan tali silaturahim. Belakangan, rendang memiliki fungsi tambahan, yakni ekonomi, ketika diperjualbelikan dan menjadi ikon warung makan padang yang bertebaran di banyak tempat. Muhammad Nur menjelaskan, warung awalnya didirikan untuk melayani komunitas perantau yang kian banyak. Orang Minang di Jakarta lebih suka memberi nama warung padang daripada warung minang karena Padang sebagai ibu kota lebih mudah diingat konsumen non-Minang.

Selain tempat makan, warung ketika itu juga berfungsi sebagai tempat penampungan sementara para perantau yang baru datang. Mereka makan dan bantu-bantu di situ hingga mendapatkan pekerjaan lain. Seiring waktu, ternyata masakan minang disukai banyak orang dari etnis lain. Warung padang pun membesar dan berkembang biak di mana-mana. Di Jakarta, warung padang bisa ditemui di hampir seluruh pasar, ruas jalan, tikungan, dan perempatan.

Semakin jauh orang Minang merantau, semakin luas diaspora makanan minang. Pasalnya, di antara perantau ada saja yang akhirnya berinisiatif membuka warung makan padang. Arfianto Wismar Bachtiar, misalnya, tahun 2000 datang ke Qatar untuk bekerja di perusahaan minyak. Belakangan, dia justru mendirikan Restoran Minang Indonesia di Doha. Pelanggan kami 85 persen orang Indonesia, sisanya orang asing. Ada pelanggan kami orang Belanda yang sangat suka rendang dan sambal petai, katanya.

Di luar negeri, rendang tidak hanya jadi milik warung minang, tetapi juga disajikan di banyak restoran Indonesia. Di kawasan Soho, London, misalnya, Resto Nusa Dua milik Firdaus Ahmad dan Usya Soehardjo menyajikan rendang di samping menu masakan Nusantara lainnya. Rendang yang disajikan pun cita rasa pedasnya bisa dibilang otentik. Nyatanya, rendang olahan resto itu disukai mayoritas orang kulit putih. Usya mengatakan, banyak yang baru pertama kali mengenal cita rasa rendang di restonya. Gara-gara makan rendang, beberapa di antara pelanggannya berkunjung ke Indonesia (Kompas, 25/9/2011).

Di 1754 S Hick Street, Philadelphia, AS, ada Waroeng Surabaya milik Hardena Joyo yang juga menyediakan rendang di samping menu Indonesia lainnya. Rendang menjadi salah satu menu paling disukai di sana. Hal yang sama terjadi di sejumlah resto Indonesia di Singapura, Malaysia, Belanda, dan Arab Saudi.

Begitulah, warung makan menjadi agen penyebar cita rasa rendang dan masakan minang lainnya. Dan, agen penyebar rendang semakin beraneka dari tahun ke tahun. Para chef Indonesia, misalnya, banyak yang ambil bagian menyebarkan rendang ke lidah asing. Salah seorang di antaranya William Wongso yang kerap memasak rendang dalam festival kuliner internasional dan jamuan makan untuk orang asing. Sejauh pengalaman saya, tiap orang asing yang mencicipi rendang pasti minta tambah lagi, katanya.

Maskapai Garuda Indonesia beberapa tahun terakhir juga mengambil peran sebagai agen penyebar rendang. Perusahaan itu menyelipkan rendang dalam sajian rijsttafel di kelas bisnis dalam penerbangan internasionalnya. Sejauh ini, rendang menjadi menu favorit penumpang (Kompas, 25/9/2011).

Sejumlah anak muda urban tak kalah agresif menyebarkan rendang sampai jauh. Salah seorang di antara mereka, Reno Andam Suri (41), berjualan rendang lewat media sosial dan internet. Dari dapur sederhana di garasi rumahnya di kawasan Ciledug, Tangerang, Reno memasok rendang ke penjuru Indonesia dan mancanegara. Rendang dikemas cantik dalam kemasan plastik tebal kedap udara hingga bisa bertahan lama dan mudah dikirim ke mana-mana.

Menjelang hari Lebaran, bisa tidak tidur mengerjakan pesanan rendang, ujarnya.

Siapa pun bisa memesan rendang bermerek Uni Farah itu lewat media sosial, situs, atau SMS. Dengan begitu, pelanggannya tak lagi dihalangi batas geografi. Ada pelanggan dari Malaysia, Jepang, Iran, dan Irak.

Tidak hanya berjualan rendang, ia juga membuat buku tentang masakan dan budaya Minang. Buku pertamanya laris manis, dan ia sedang menyiapkan buku kedua dalam bahasa Inggris.

Lewat perantara agen-agen inilah kelezatan rendang dan masakan minang lainnya merembes ke lidah-lidah asing. Mereka lantas mengakui rendang adalah makanan lezat, bahkan terlezat di dunia seperti hasil survei The Worlds 50 Most Delicious Food yang digelar CNNGo.Com.

Di titik ini, rendang tidak hanya mengangkat martabat orang Minang, tetapi juga martabat bangsa Indonesia. (Budi Suwarna dan Indira Permanasari)

Editor: I Made Asdhiana

 

 

Opung Clara Ajak Cucu Nonton Festival Danau Toba...


Wednesday, 11 Sep 2013 | 13:39 WIB
SAMOSIR, KOMPAS.com - Perayaan Festival Danau Toba ternyata menjadi hiburan sendiri bagi masyarakat lokal. Selama pergelaran berlangsung terlihat banyak masyarakat berbondong-bondong memenuhi beberapa pusat lokasi kegiatan, seperti di Bukit Beta Simpang Tuktuk.

Di perbukitan hijau yang menjadi lokasi digelarnya rangkaian acara kegiatan dengan menghadirkan panggung musik tersebut, banyak warga terlihat duduk-duduk dengan beberapa kerabat dan anak-anak.

Salah satu warga yang hadir adalah Ramsiah. Ia mengaku datang dari Medan sengaja untuk menyaksikan acara festival.

"Memang sengaja datang ke sini. Banyak yang tahu acara ini di sana (Medan). Sama anak, cucu itu. Di sini (Samosir) ya ada saudara jadi tinggal di situ," tutur Samsiah saat sedang menanti pertunjukan dimulai di Bukit Beta, Samosir, Selasa (10/9/2013).

Bukan hanya warga yang datang jauh dari Medan, warga di sekitar lokasi pun tak kalah berdatangan menikmati gelaran acara yang diselenggarakan. Salah satunya, Opung Clara, datang ke lokasi dengan membawa cucu-cucunya.

"Tinggalnya dekat-dekat sini. Sama anak cucu juga, ada 6. Ya saya sudah lihat ini dari hari Minggu," kata Clara di sela-sela menyaksikan World Drum Festival.

Saat pertunjukan World Drum Festival sempat diguyur hujan. Meski hujan, Clara tetap datang menggunakan payung, bahkan cucunya ada yang mengenakan topi plastik dan penutup kepala.

Penulis: Fitri Prawitasari
Editor: I Made Asdhiana

 

 

Turis Eropa Tetap Ramai Berlibur ke Bali


Wednesday, 11 Sep 2013 | 13:58 WIB
DENPASAR, KOMPAS.com - Tahun lalu pemerintah gencar melakukan promosi pariwisata ke negara-negara di kawasan Eropa. Promosi itu tampaknya berhasil menggiring turis Eropa tetap ramai berlibur ke Bali.

Pengamat pariwisata Wayan Sudana di Denpasar, Rabu (11/9/2013) menjelaskan, pelancong asal negara di kawasan Eropa yang umumnya menyenangi tata cara kehidupan masyarakat, bertambah banyak datang ke Bali.

Masyarakat Eropa dikabarkan mengalami krisis ekonomi global, namun turis negeri itu tetap berlibur sambil menyaksikan aneka ragam seni budaya Bali yang tidak ada duanya di dunia.

Menurut Sudana, turis Eropa yang datang berlibur ke Bali sebanyak 377.049 orang selama Januari-Juli 2013 meningkat dari periode sama tahun 2012 hanya 348.766 orang atau memiliki peranan 21,05 persen dari seluruh turis ke Bali.

Sesuai laporan Dinas Pariwisata Bali, kedatangan turis asal Eropa bertambah setiap bulan seperti halnya selama Mei 2013 tercatat 47.940 orang bertambah menjadi 50.284 selama Juni dan Juli naik lagi menjadi 75.415 orang.

Dua negara di Eropa yakni Inggris dan Perancis tetap tercatat sebagai sepuluh negara terbanyak memasok turis ke Bali, bersama Australia, China, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Taiwan, Singapura dan Amerika Serikat.

Kerukunan masyarakat di daerah pedesaan menjadi daya tarik tersendiri bagi turis Eropa yang berlibur ke Bali. Upacara ritual hampir setiap hari ada di daerah ini. Kondisi inilah menyebabkan turis Eropa lebih dari sekali berkunjung ke Bali.

Editor: I Made Asdhiana

 

 

Bagan, Kota Seribu Candi di Myanmar


Thursday, 12 Sep 2013 | 11:33 WIB
MENYUSURI jalanan sepanjang jalan di kota Bagan, Myanmar, tidak akan lepas dari pemandangan candicandi tua yang berjejer di pinggiran jalan. Mulai dari yang besar dan megah sampai yang teronggok kecil di pojokan jalan. Berbeda dengan candicandi lainnya di kawasan Asia, candi di Bagan ada 2 warna yaitu berwarna putih dan berwarna merah bata.

Berdasarkan literatur sejarah yang ada, kota Bagan mulai dibangun pada sebelum abad ke-10 Masehi yaitu pada masa kekuasaan kerajaan Pagan. Kerajaan ini adalah asal mula bangsa Burma, suku bangsa terbesar di Myanmar.

Candicandi di Bagan dibangun sebagai tempat ibadah dan belajar bagi para pengikut ajaran Budha dari kawasan Asia, termasuk India, selama kurang lebih 5 abad sejak awal didirikan. Seiring sejalannya waktu dari 10.000 candi yang bertebaran di kawasan Bagan saat ini tersisa sekitar 2.200 candi yang masih berdiri.

Candi yang terkenal adalah candi Htilominlo. Candi ini dibangun pada abad ke-13. Bangunannya tampak megah. Di dalam bangunan utama, terdapat patung Budha sebagai tempat ibadah para pengikut ajaran Budha. Di belakangnya terdapat kompleks candi sebagai bagian dari candi Htilominlo.

Di antara ribuan candi, ada satu pagoda terbesar yaitu pagoda Shwe Zi Gon. Perbedaan mencolok pagoda dari candi adalah, pagoda dibangun dari emas. Selain pusat ibadah pengikut ajaran Budha, kawasan Pagoda Shwe Zi Gon merupakan pusat kota Bagan. Turis bisa membeli berbagai suvenir yang dijajakan warga lokal disekitar pagoda sebagai oleholeh khas Myanmar.

Patut diwaspadai, berdasarkan pengalaman saat Kompas.com di kawasan ini, para penjual sedikit memaksa menjual produknya, terutama penjual anakanak. Tapi cukup katakan dengan sopan tidak, terima kasih, para penjual juga pergi.

Saat yang tepat menikmati keindahan pemandangan candicandi Bagan adalah saat matahari terbit dan matahari terbenam. Untuk pemandangan terbaik saat matahari terbit, turis biasanya berkeliling di atas kota Bagan dengan menggunakan balon udara. Biayanya sekitar 250-350 dollar AS atau setara dengan Rp 2,5 juta Rp 3,5 juta. Pemandangan matahari terbenam adalah favorit para turis dengan menikmatinya dari Candi Shwesandaw.

Untuk transportasi lokal keliling kota Bagan, kebanyakan turis menyewa sepeda. Harganya sekitar 1-2 dollar AS atau setara dengan Rp 10.000 - Rp 20.000 per hari. Bisa juga menyewa dokar atau delman kuda. Biasanya untuk turis dipatok harga sekitar 10-15 dollar AS atau sekitar Rp 100.000 Rp 150.000 per hari.

Bagi wisatawan asing, Bagan adalah kota tujuan utama wisata di negara Myanmar. Sama dengan kawasan turistik lainnya, tersedia banyak pilihan hotel dengan berbagai harga dan kelas yang ditawarkan. Restoran berjejer di sepanjang jalan menawarkan menu tradisional khas Myanmar, Asia dan Barat.

Karya seni juga tumbuh pesat sebagai industri penunjang perkembangan pariwisata. Tak heran, standar harga di Bagan juga lebih mahal dibanding kotakota lain di Myanmar seperti Mandalay dan Yangon.

Penulis: Fira Abdurachman
Editor: I Made Asdhiana

 

 

Aceh Kesulitan Mendata Wisman


Thursday, 12 Sep 2013 | 13:34 WIB
BANDA ACEH, KOMPAS.com - Pemerintah Aceh mengalami kendala mendata wisatawan mancanegara (wisman) yang berlibur ke sejumlah kabupaten dan kota di provinsi ini. "Kami mengalami kendala dalam mendata masuknya wisatawan, terutama turis mancanegara karena sebagian di antara mereka tercatat di Keimigrasian Medan (Sumatera Utara)," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Adami Umar di Banda Aceh, Rabu (11/9/2013).

Sebab, menurut Adami, pintu masuk wisman ke Aceh hanya lewat Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM). Artinya, petugas hanya bisa mencatat jumlah wisman yang masuk melalui SIM.

Sementara, wisman juga diyakini banyak mengunjungi sejumlah obyek wisata andalan di Aceh seperti Pulau Banyak (Singkil) dan Simeulue itu, umumnya masuk melalui Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara.

"Jadi, sebagian besar wisman yang masuk ke Aceh itu setelah sebelumnya mereka berlibur di Sumatera Utara. Dan mereka tercatat di imigrasi Sumatera Utara," kata Adami.

Namun, dia optimistis kunjungan wisatawan ke sejumlah obyek wisata andalan di Aceh akan terus meningkat di masa-masa mendatang dengan pertimbangan situasi keamanan yang semakin kondusif di provinsi ini.

Pemerintah, lanjut Adami, telah menetapkan Visit Aceh Year 2013 sebagai salah satu upaya bersama untuk menjadikan Aceh sebagai salah satu provinsi menarik dikunjungi wisatawan. "Kami menilai Visit Aceh Year 2013 itu sebagai tonggak awal sebuah komitmen pemerintah untuk memajukan sektor pariwisata yang diharapkan mampu mendatangkan devisa bagi negara, dan daerah," katanya.

Oleh karena itu, Pemerintah Aceh akan terus berbenah diri dengan menyiapkan infrastruktur untuk menunjang sektor pariwisata di provinsi ujung paling barat Indonesia tersebut. "Kami merasakan sarana dan prasarana pendukung belum begitu baik, dan ke depan menjadi perhatian kami untuk meningkatkan," tambah Adami Umar.

Editor: I Made Asdhiana

 

 

Cok Istri Krisnanda: Serba Pertama



Thursday, 12 Sep 2013 | 14:20 WIB
KEPERGIAN ke Minsk, Belarus, untuk mengikuti kontes Miss Supranational 2013 merupakan kepergian pertama ke luar negeri bagi Puteri Indonesia Pariwisata 2013, Cok Istri Krisnanda (21). Selain itu, Indonesia juga baru pertama kali mengirim peserta ke kontes tersebut.

Senang sekali saya membawa pulang gelar runner-up III. Semula saya hanya mengincar gelar Kostum Nasional Terbaik dengan gaun kupu-kupu Dayak atau masuk 20 besar saja. Ternyata hasilnya lebih bagus, kata Cok Is, di Jakarta, Senin (9/9/2013).

Walau semula gugup karena harus pergi sendirian ke Eropa, Cok Is dapat segera beradaptasi dan berteman dengan sesama kontestan. Cok Is berteman akrab dengan Miss Norwegia, Marie Polo Peter, dan Miss Irak, Klaodia Khalaf.

Selama 10 hari pertama, semua peserta diajak berkeliling Belarus, berkunjung ke sejumlah tempat wisata. Saya selalu bersama Marie dan Klaodia di bus sehingga kami pun menjadi teman akrab, ujar Cok Is.

Ia menuturkan, selama tiga minggu, meski acara berlangsung pada musim panas, mereka selalu mengenakan mantel. Ini karena matahari bersinar terik, tetapi tiupan angin begitu kencang dan dingin.

Jadi, kalau di Indonesia saya mencari tempat teduh, di sana saya mencari sinar matahari agar tak kedinginan, kata mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Udayana, Denpasar, Bali, itu. (TIA)

Editor: I Made Asdhiana

 

 

Wisatawan Kesulitan Fasilitas dan Transportasi


Friday, 13 Sep 2013 | 12:00 WIB
LABUAN BAJO, KOMPAS - Pada September ini, pemerintah pusat dan sejumlah pemerintah daerah menyelenggarakan berbagai festival untuk menarik wisatawan. Awal September 2013 digelar Festival Danau Toba di Sumatera Utara, disusul Festival Derawan di Kalimantan Timur dan Festival Majapahit di Jawa Timur. Hari Kamis (12/9/2013), rangkaian puncak Sail Komodo di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pun digelar.

Namun, pergelaran untuk menarik wisatawan asing dan lokal belum diikuti dengan penyediaan fasilitas hotel dan transportasi serta infrastruktur yang memadai. Seperti yang dialami Kompas, untuk ke Kabupaten Samosir, lokasi Festival Danau Toba, perlu perjalanan darat lebih dari enam jam dari Medan, Sumut. Jalanannya pun tak mulus.

Perjalanan ke Samosir bisa dipersingkat dengan memakai penerbangan komersial. Dari Medan atau Jakarta ada penerbangan ke Bandara Silangit di Kabupaten Siborong-Borong, Sumut, sebagai bandara terdekat Samosir. Namun, dari Silangit ke Samosir masih diperlukan perjalanan darat dan menyeberangi Danau Toba, tidak kurang dari tiga jam. Itu pun jalanan yang dilalui cenderung rusak.

Bupati Samosir Mangindar Simbolon mengakui masih adanya persoalan infrastruktur untuk ke Samosir dan Danau Toba. Bandara Silangit dipakai empat kabupaten di sekitar Toba. Namun, ke depan Samosir berharap bisa membangun bandara di pulau di tengah Danau Toba itu.

Sail Komodo

Pelancong pun kesulitan mendapat angkutan dan penginapan di Manggarai Barat selama puncak Sail Komodo 2013. Pelaku pariwisata di kabupaten itu berharap, kesulitan itu bisa dikompensasi dengan publikasi lebih luas tentang potensi wisata di Labuan Bajo dan sekitarnya sehingga memperbesar potensi kedatangan wisatawan ke sana.

Pelaku pariwisata di Labuan Bajo, Greg Heighes, menuturkan, ada penurunan pelancong menjelang acara puncak Sail Komodo, Sabtu (14/9/2013). Sebab, sejak beberapa hari seluruh penginapan di wilayah itu telah penuh. Banyak dipesan oleh pejabat dan tamu puncak acara Sail Komodo, ujarnya, Kamis (12/9/2013).

Meskipun fasilitas dan infrastruktur belum sepenuhnya memadai, puncak Sail Komodo menumbuhkan harapan bagi pelaku pariwisata dan warga di Manggarai Barat dan NTT. Hampir semua pengelola jasa wisata kewalahan melayani pesanan.

Restoran, persewaan mobil, penjual oleh-oleh, dan warga menikmati keuntungan ini. Namun, yang datang bukan pelancong. Kebanyakan pejabat, ujar Greg.

Sejumlah wisatawan, menurut Greg, justru menunda mengunjungi Manggarai Barat, terutama yang ingin menyelam dan menikmati perairan di sekitar Pulau Komodo. Hal itu dibenarkan sejumlah wisatawan yang dijumpai Kompas, yang terpaksa meninggalkan Labuan Bajo dulu.

Saya tak tahu kondisinya seperti ini. Saya tak jadi menginap sampai Minggu karena harus keluar hotel. Saya harus mempercepat kunjungan ke Danau Kelimutu, ujar Jonas Gossens (38), wisatawan asal Belgia.

Sementara pergelaran Miss World 2013, Rabu, menambah jumlah pengunjung Pura Besakih di Kabupaten Karangasem, Bali. (raz/ays/tra)

Editor: I Made Asdhiana

 

 

Yuk ke Garuda Indonesia Travel Fair 2013


Friday, 13 Sep 2013 | 12:11 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com Garuda Indonesia kembali menggelar Garuda Indonesia Travel Fair (GATF), sebuah travel fair terbesar untuk mendukung program pariwisata nasional. Pelaksanaan GATF 2013 berlangsung pada tanggal 13-15 September 2013 di Cendrawasih dan Plennary Hall, Jakarta Convention Centre (JCC).

Menteri BUMN Dahlan Iskan, Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo, dan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar meresmikan pembukaan GATF 2013 di panggung utama GATF, Jumat (13/9/2013).

"Kami sangat bangga dan berterima kasih atas pelaksanaan GATF 2013 karena melalui GATF masyarakat akan mendapatkan berbagai informasi mengenai berbagai destinasi wisata domestik maupun internasional dengan harga yang menarik sehingga dapat menggairahkan industri pariwisata nasional," ungkap Dahlan Iskan.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar mengatakan bahwa GATF ini merupakan bentuk dukungan Garuda terhadap peningkatan pariwisata Indonesia serta untuk memfasilitasi masyarakat mendapatkan paket wisata yang menarik dengan harga terjangkau.

Tahun 2013 merupakan tahun kelima penyelenggaraan GATF. Garuda dan BNI menargetkan jumlah transaksi sebanyak Rp 60 miliar dan 55.000 pengunjung dalam GATF 2013.

Penulis: Tri Wahyuni
Editor: I Made Asdhiana

 

 

Ajak Anak ke Ancol, Ada Festival Sains


Friday, 13 Sep 2013 | 12:21 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com Taman Impian Jaya Ancol bekerja sama dengan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) akan menyelenggarakan Kalbe Junior Science Fair (KJSF) pada 20-22 September 2013. Festival ini merupakan festival sains anak terbesar di Indonesia.

Tahun 2013 merupakan tahun ketiga acara ini diadakan. KJSF merupakan festival sains anak yang berisi berbagai wahana bermain dan belajar sains bagi anak-anak Indonesia. Mengangkat tema maritim dan kelautan, Kalbe memilih Ecovention Ecopark Ancol sebagai tempat berlangsungnya acara tersebut.

Direktur Rekreasi PT Pembangunan Jaya Ancol, Winarto dalam jumpa pers, di Jakarta, Kamis (12/9/2013), mendukung acara tersebut agar anak-anak mempunyai alternatif pilihan bermain dan belajar sesuatu yang berbeda, unik dan bermakna.

KJSF merupakan acara puncak dari Kalbe Junior Science Award (KJSA), yang diadakan pada April sampai Agustus lalu, dan Kalbe Junior Science Competition (KJSC) yang akan diadakan bersamaan dengan KJSF.

Ada sekitar 655 karya yang telah mengikuti KJSA dan telah terpilih 9 karya terbaik. Sementara KJSC merupakan lomba sains tertulis bagi anak-anak usia Sekolah Dasar dengan kategori petualangan sains, matematika, komputer, dan robotik.

Ini merupakan suatu gairah baru bagi pendidikan karena dihadirkan dengan cara edutainment, kata Winarto.

Penulis: Tri Wahyuni
Editor: I Made Asdhiana

 

 

Usai Ngantor Langsung Pelesir ke Lombok


Saturday, 14 Sep 2013 | 13:36 WIB
KOMPAS.com - Kalau Anda pekerja kantoran, mengambil cuti merupakan cara paling tepat untuk menikmati liburan bersama keluarga. Jika Anda sudah bosan berlibur di tempat itu-itu saja dan ingin mencari suasana alam yang masih sejuk, tak ada salahnya kalau berlibur ke pulau di sebelah timur Pulau Bali yakni Pulau Lombok.

Lantas, bagaimana kalau jatah cuti sudah habis sementara keinginan berpelesir ke Lombok sudah di ujung ubun-ubun alias tak bisa ditunda? Gampang, luangkan saja waktu Jumat sampai Minggu. Anda bisa berlibur bersama keluarga tanpa mengganggu jadwal masing-masing. Toh, akhir pekan merupakan hal lumrah untuk berlibur.

Nah, Lombok sudah menjadi pilihan Anda. Kini bersiap-siaplah menyusun jadwal kegiatan selama berada di Pulau Lombok yang kini semakin diincar wisatawan dalam dan luar negeri. Malulah Anda sebagai warga negara Indonesia terlambat mengetahui keeksotisan Lombok alias kalah cepat dibandingkan bule-bule mancanegara. Agar lebih mudah dan praktis mengunjungi tempat-tempat wisata sewalah kendaraan dengan tarif berkisar Rp 400.000 per hari.

JUMAT

Jumat sore atau malam Anda bisa terbang ke Lombok. Masalah penerbangan, jangan khawatir. Saat ini transportasi udara menuju Lombok sudah banyak dilayani maskapai penerbangan seperti Merpati, Garuda, Wings Air, Lion, Trigana, Citilink. Kini Lombok sudah memiliki jalur penerbangan langsung dari Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Makassar.

Kalau dulu bandara lama di Lombok adalah Bandara Selaparang yang letaknya cukup dekat dengan Mataram, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat. Paling butuh waktu sekitar 10-15 menit. Sekarang Lombok sudah memiliki bandara baru bernama Bandara Internasional Lombok disingkat BIL. Lokasinya di Kabupaten Lombok Tengah atau sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Mataram.

Bila Anda tiba di BIL sore hari, dan berencana menginap di kawasan Senggigi, segeralah meluncurlah ke kawasan wisata itu. Butuh waktu sekitar 1,5 jam. Di sini banyak penginapan bertarif mulai Rp 300.000 hingga Rp 600.000. Yang mahal tentu juga banyak. Pasalnya hotel berbintang banyak berada di Senggigi.

Anda masih bisa mengejar sunset di Pantai Senggigi atau pantai Pura Batubolong sebelum masuk hotel. Bila cuaca cerah, Anda bisa menyaksikan momen-momen matahari tenggelam di ufuk barat di balik Gunung Agung di Pulau Bali.

Bersiap-siaplah untuk terkesima betapa indahnya pantai Lombok di sore hari. Deburan ombak semakin ramai karena ditambah canda tawa anak-anak berenang di pantai. Turis asing pun kerap lalu lalang sepanjang pantai Senggigi.

Setelah memastikan hotel yang dijadikan tempat menginap selama berlibur di Lombok, segarkan tubuh dengan bilasan air di kamar mandi hotel. Selanjutnya bersiap-siaplah untuk menikmati kehidupan malam di Senggigi.

Pasalnya Senggigi ibarat "Kuta Bali"-nya Lombok. Memang kawasan wisata Senggigi belum seramai dan setenar Kuta, Bali, tetapi perlahan-lahan namanya semakin dikenal turis asing dan wisatawan domestik. Lambat laun kawasan yang dulunya sepi ini menjadi kawasan ramai oleh wisatawan. Pilihlah salah satu cafe atau restoran yang tak jauh dari tempat Anda menginap. Nikmatilah malam hari di Senggigi sambil ditemani live music dari para musisi lokal di sana.

SABTU

Setelah sarapan di hotel, hari ini jadwal Anda mengunjungi tiga gili yang menjadi idaman turis asing yakni Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan. Ketiga gili ini terletak di Kabupaten Lombok Utara atau sekitar sejam perjalanan dari Senggigi. Perjalanan menuju Bangsal, pelabuhan penyeberangan menuju gili ini sangat memesona.

Menyusuri sepanjang pantai barat Pulau Lombok, pemandangan yang disuguhkan betul-betul menawan. Pantai bersih, perbukitan yang subur, nyiur melambai-lambai menyebabkan perjalanan tanpa terasa. Bila Anda ingin menikmati keindahan Lombok, singgahlah sebentar di Malimbu. Tataplah keindahan pantai Lombok dan abadikan melalui kamera sebagai kenang-kenangan.

Saat ini wisatawan semakin mudah menyeberang ke Gili Air, Meno, dan Trawangan. Ada dua pilihan wisatawan menuju ke tiga gili ini, melalui pantai umum atau pantai privat.

Ada beberapa pantai privat. Salah satunya pantai Kecinan. Dari sini Gili Air, Meno, dan Trawangan terlihat sangat jelas memamerkan keindahannya. Pemilik perahu menawarkan tarif sebesar Rp 800.000 untuk 25 orang dengan rute ke tiga gili (pp). Kalau kurang berminat, Anda bisa menuju pelabuhan Bangsal. Di sini Anda cukup membayar Rp 20.000 per orang sekali jalan menuju Trawangan menggunakan perahu yang dikelola masyarakat setempat. Daya tampung perahu bisa memuat 30 orang.

Jika cuaca cerah, perjalanan dari pelabuhan Bangsal menuju Gili Trawangan hanya 30-40 menit. Setibanya di Gili Trawangan, beragam aktivitas bisa dilakukan. Kalau Anda ingin berkeliling pulau, sewalah sepeda dengan tarif Rp 20.000 hingga Rp 30.000. Atau menggunakan cidomo keliling pulau selama 45 menit dengan tarif Rp 125.000. Anda tidak perlu melakukan tawar menawar dengan kusir cidomo, karena tarif resmi sudah tertera. Kalau Anda suka snorkeling atau diving, tersedia instruktur diving di sini.

Berlibur di Trawangan sepertinya jarum jam berlari sangat cepat. Saking asyiknya, tanpa sadar tiba-tiba saja matahari sudah mulai bergeser ke barat. Siap-siaplah untuk kembali ke pelabuhan Bangsal. Jangan lupa membeli tiket perahu kembali ke pelabuhan Bangsal di loket yang tersedia di Trawangan.

MINGGU

Tanpa terasa, ini hari ketiga Anda dan keluarga berada di Lombok. Setelah puas berenang dan berjemur di Trawangan, saatnya untuk kembali ke tempat asal. Tapi jangan lupa, sembari menuju BIL banyak hal yang bisa dilakukan.

Setelah sarapan, sebagai bukti bahwa Anda pernah menginjakkan kaki di Lombok, tak ada salahnya untuk membeli oleh-oleh khas Lombok di toko oleh-oleh yang banyak tersebar di Kota Mataram.

Banyak pilihan. Untuk makanan ringan tersedia dodol nangka, dodol rumput laut, dodol semangka dengan harga bervariasi Rp 15.000 hingga Rp 25.000. Ada lagi minyak sumbawa dan susu kuda liar. Terserah selera Anda. Ada juga baju khas Lombok dijual bervariasi tergantung bahan dan mutu yang ditawarkan. Termurah mulai Rp 25.000 sampai Rp 75.000.

Puas berbelanja, jangan lupa mencicipi makanan khas Lombok yakni pelecing. Pelecing terdiri dari kangkung, tauge, parutan kelapa dan diberi bumbu atau sambal tomat. Kalau ingin pedas tinggal menambah cabe. Awas, pedas Lombok sungguh pedas! Silakan dicicip dulu sebelum mencobanya.

Biasanya wisatawan mencari makanan khas lombok di daerah Taliwang, tak jauh dari Kota Mataram. Selain pelecing, di sini juga disajikan ayam taliwang yang digoreng atau dibakar. Sebagai catatan setiap hari, apalagi hari libur, rumah makan di Taliwang selalu dipenuhi wisatawan domestik. Wajar kalau suasananya sungguh ramai.

Puas makan siang, meluncurlah menuju Lombok Tengah. Bukan menuju BIL tapi menuju Desa Sade. Ini merupakan desa wisata, di mana wisatawan dapat melihat langsung kehidupan suku Sasak di kampungnya.

Dari Mataram butuh waktu sekitar satu jam menuju Desa Sade yang lokasinya tak jauh dari BIL. Anda akan melewati BIL dahulu untuk menuju desa wisata yang tak pernah dilewatkan wisatawan ini. Desa Sade memang sejak awal dirancang untuk menghadirkan secara utuh bagaimana suasana perkampungan Susu Sasak dan adat istiadatnya.

Di sini pramuwisata akan menjelaskan rumah adat di Sade secara rinci. Yang menarik rumah adat Lombok beratapkan alang-alang dan berdinding tanah. Demikian juga lantainya beralaskan tanah. Cobalah melongok ke dalam salah satu rumah. Meskipun suasana di luar panas terik, suasana di dalam rumah terasa sejuk.

Jangan kaget kalau lantai rumah-rumah adat di sini secara berkala dilapisi dengan kotoran sapi. Tujuannya agar lantai tidak retak. Penduduk setempat memiliki kebiasaan melapisi lantai rumah dengan kotoran hewan menggunakan tangan langsung tanpa terasa risih apalagi jijik.

Penduduk di Desa Sade pun juga dibekali ketrampilan membuat kerajinan berupa tenunan khas Lombok dan pernak-pernik menarik berupa gelang dan kalung. Belilah suvenir tersebut sebagai kenang-kenangan. Hanya saja harus pandai-pandai menawar. Bisa jadi barang yang Anda beli di sini lebih mahal ketimbang Anda membelinya di Kota Mataram.

Waktu 60 menit rasanya cukup mengenal kehidupan Suku Sasak di Desa Sade. Waktu pun sudah beranjak sore hari. Kini saatnya menuju BIL yang letaknya tidak terlalu jauh dari Desa Sade. Sekitar 10-15 menit dengan kendaraan. Perjalanan Anda bersama keluarga selama 3 hari 2 malam di Lombok paling tidak bisa mengobati rasa penasaran Anda betapa nikmatnya menghabiskan akhir pekan di Pulau Lombok.

Editor: I Made Asdhiana

 

 

Sail Komodo Lestarikan Pariwisata Indonesia


Saturday, 14 Sep 2013 | 14:06 WIB
LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudoyono mengatakan Sail Komodo 2013 tidak hanya menjadikan Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai destinasi pariwisata dunia tetapi juga menjadi gerbang utama dalam melestarikan pariwisata di Indonesia.

"Saya berharap Sail Komodo menjadi salah satu model percepatan pembangunan di Nusa Tenggara Timur," kata Presiden ketika meresmikan puncak Sail Komodo 2013 di Pantai Pede, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (14/9/2013).

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol yang dilakukan Presiden didampingi Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Kelautan dan Perikan Syarif C Sutarjo dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya.

Pada puncak Sail Komodo juga dihadiri Ibu Ani Yudhoyono, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu.
Hadir juga Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kapolri Jenderal Timur Pradopo, sejumlah anggota DPR RI, Jaksa Agung Basrie Arief, para duta besar negara sahabat dan peserta Sail Komodo.

Pelaksanaan Sail Komodo merupakan sail kelima setelah sebelumnya berlangsung Sail Bunaken di Manado pada 2009, Sail Banda di Ambon 2010, Sail Wakatobi dan Bitong di Wakatobi dan Bitong 2011 dan Sail Morotai di Morotai pada 2012.

Editor: I Made Asdhiana

 

 

Melestarikan Ornamen Motif Dayak lewat Ukiran Perisai


Sunday, 15 Sep 2013 | 15:04 WIB
SINGKAWANG, KOMPAS.com Suara entakan palu silih berganti menempa pahat ukir pada sebilah papan, sedikit demi sedikit bilah papan yang semula mulus itu pun sudah mulai berbentuk. Sulur panjang melengkung, bentuk lingkaran, dan ornamen khas motif dayak lainnya pun mulai tergambar di bilah tersebut.

Aneka corak yang mereka bentuk tersebut merupakan hasil kreasi gambar motif yang mereka tuangkan dalam wadah sebilah papan, yang akan menjadi hiasan perisai.

Begitulah secuil gambaran aktivitas para perajin ukiran perisai saat mengikuti kegiatan bimbingan teknis diversifikasi produk kerajinan ukiran perisai, bertempat di Parauaman Dayak Salako, sebuah rumah yang menjadi tempat berkumpulnya warga Dayak Salako yang bermukim di Kelurahan Nyarumkop, Singkawang, Kalimantan Barat, Sabtu (14/9/2013).

Perisai merupakan salah satu alat pertahanan tradisional yang zaman dulu digunakan sebagai tameng dalam menghadapi musuh. Saat ini perisai lebih difungsikan sebagai pernak-penik hiasan dengan corak khas motif Dayak yang tergambar dalam perisai. Beragam ukuran perisai dijadikan hiasan, mulai dari yang kecil berukuran setengah meter, hingga yang besar berukuran satu setengah meter.

Sejak Jumat (13/9/2013) pagi, para perajin yang jumlahnya 20 orang ini mengikuti bimbingan tersebut. Kegiatan yang dimediasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Barat ini mendatangkan instruktur khusus dari Bandung, yaitu Andry Masri, seorang dosen desain produk yang mengajar di ITENAS Bandung.

Ketua Kelompok Perajin Ukir Kayu, Andreas Aan, menjelaskan bawa kegiatan ini merupakan sebuah langkah awal dalam mengembangkan produk ukiran yang pernah mereka buat. Dalam kegiatan bimbingan tersebut, peserta diajarkan cara memadukan teknologi modern menggunakan aplikasi komputer dan diterapkan dengan cara tradisional dalam menghasilkan produk ukiran.

"Selama ini kita selalu menggunakan desain motif yang sudah ada atau mengunduh dari internet. Nah, melalui bimbingan ini, kita coba belajar menggunakan aplikasi Corel Draw, belajar membuat gambar kreasi sendiri. Jadi mereka bisa mengembangkan motif kreasi yang mereka ciptakan," kata Aan.

Menurut Aan kegiatan ini diselenggarakan karena kebutuhan pasar akan perisai di mana berdasarkan pameran Inacraf tahun 2012 di Jakarta, permintaan kerajinan perisai motif Dayak sangat tinggi. "Awalnya, kelompok perajin ini membawa Tangkin, salah satu senjata tradisional Dayak, tapi peminatnya kurang. Sedangkan perisai yang kami bawa dalam Inacraf kemarin habis terjual. Bahkan kami sempat dapat banyak order, tapi karena barang belum mencukupi, sampai sekarang order tersebut belum bisa kami penuhi," kata Aan.

Koordinator kegiatan, Yohanes Rudi, yang juga merupakan Kepala Seksi Sarana Industri di Disperindag Provinsi Kalimantan Barat menjelaskan, dengan terselenggaranya kegiatan bimbingan ini, diharapkan adanya perubahan pola pikir perajin ukiran kayu yang selama ini masih berfokus pada motif yang ada.

"Selama ini mereka hanya bikin motif yang itu-itu saja, kita coba ubah pola pikirnya, mereka rata-rata bisa menggambar sendiri motif kreasi. Nah, dari situ mereka diajarkan menggambar dengan aplikasi Corel Draw yang diajarkan oleh instruktur, papar Rudi.

Para peserta awalnya sempat bingung dengan penerapan teknologi tersebut. Agustinus, salah satu peserta mengaku perlu penyesuaian dengan ilmu baru yang mereka dapatkan tersebut. "Ini masih penyesuaian, karena belum terbiasa, kami biasanya hanya pakai pisau cutter atau pakai atat penoreh getah. Sekarang diajarkan pakai alat-alat pahat, jadi harus penyesuaian dulu, sambil belajar gambar pakai komputer," katanya.

Agustinus dan peserta lainnya mengaku senang dengan adanya kegiatan bimbingan tersebut, selain mereka mendapatkan ilmu baru dalam menggunakan alat ukir, mereka juga semangat bisa membuat motif sendiri dari aplikasi Corel Draw yang diajarkan instruktur, serta bisa melestarikan motif khas Suku Dayak.

Kegiatan bimbingan ini rencananya akan diselenggarakan selama 5 hari mulai 13 hingga tanggal 17 September 2013.

Penulis: Kontributor Singkawang, Yohanes Kurnia Irawan
Editor: I Made Asdhiana

 

 

Bandara Silangit Akan Layani Penerbangan Komersial


Sunday, 15 Sep 2013 | 16:12 WIB
SAMOSIR, KOMPAS.com - Bandar Udara Silangit di Siborong-borong, Sumatera Utara nantinya akan melayani penerbangan komersial untuk memudahkan wisatawan berkunjung ke Danau Toba.

Hal tersebut dikemukakan oleh Bupati Samosir Mangindar Simbolon saat berbincang dengan wartawan di sela-sela Festival Danau Toba, di Samosir, Jumat (13/9/2013).

"Kita sedang mengusahakan Bandara Silangit menjadi bandara bersama untuk penerbangan komersial. Kali ini sedang kerja sama dengan PT Angkasa Pura II," ujar Mangindar.

Menurut Mangindar, Bandara Silangit dapat digunakan untuk penerbangan komersial pada tahun 2014 dengan menggunakan pesawat berjenis Boeing 737.

"Catatan 2014 sudah mulai bisa digunakan Boeing 737-500 ke bawah. Kalau sekarang ada pesawat amfibi," tutur Mangindar.

Bandara Silangit yang berada di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara merupakan bandara terdekat dengan Danau Toba. Bandara ini digunakan bagi wisatawan yang akan datang ke Pulau Samosir.

Namun, untuk mencapai Samosir dari Silangit masih menempuh perjalanan darat dan menyeberangi Danau Toba, tidak kurang dari tiga jam.

Penulis: Fitri Prawitasari
Editor: I Made Asdhiana

 

 

Siapa Penderita Diseksi Aorta, Bagaimana Pengobatannya?


Thursday, 12 Sep 2013 | 17:36 WIB
KOMPAS.com - Hingga kini belum ada data akurat mengenai penyebaran penyakit robeknya pembuluh darah aorta atau diseksi aorta, di Indonesia. Meski begitu, menurut pengakuan ahli jantung RSJPD Harapan Kita, dr Iwan Dakota, SpJP(K), penyakit ini paling banyak menjangkiti kaum pria.

Dr Iwan mengaku sering menangani pasien diseksi aorta yang berusia 40-70 tahun, kebanyakan pria. "Dalam satu bulan saya menerima 10 pasien diseksi aorta, kebanyakan pria," ungkapnya.

Selain pria di atas usia 40, penderita diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, dan perokok juga rentan terhadap penyakit diseksi aorta ini. Selain itu, penyakit ini juga bisa muncul karena faktor genetik.

"Risiko tertinggi adalah para perokok. Rokok perlahan mengakibatkan luka pada pembuluh darah, yang memisahkan bagian dalam dan dinding aorta," ungkapnya di Jakarta, Rabu (11/9/2013).

Dr Iwan menjelaskan, diseksi aorta merupakan penyakit yang diakibatkan kondisi pembuluh darah yang mudah pecah. Penyakit ini sebetulnya bisa dicegah. Pola makan seimbang dan rajin olahraga menjadi kunci utama. Iwan juga menyarankan rutin melakukan medical check-up, terutama ct-scan.

Tindakan medis
Orang yang menderita diseksi aorta perlu segera mendapatkan tindakan medis. Sebab, bila penyakit ini dibiarkan, luka pada pembuluh darah bisa semakin membesar dan bisa berakibat pecahnya pembuluh darah. Risiko paling fatal adalah terjadinya pendarahan yang bisa menyebabkan kematian.

Selain perlu mendapatkan tindakan medis dengan segera, penderita penyakit ini juga harus mendapatkan diagnosa tepat. Sebisa mungkin hindari kesalahan diagnosa. Kesalahan diagnosa yang paling mungkin terjadi dan berisiko tinggi adalah, penderita diseksi aorta didiagnosa mengalami serangan jantung.

"Jika salah diagnosa sebagai serangan jantung, penderita akan diberikan obat pengencer darah. Ini akan membuat luka pada pembuluh darah semakin besar. Kalau sudah begini bisa fatal kaibatnya," jelas dr Iwan.

Pasien diseksi aorta juga memerlukan pengobatan yang tepat. Pengobatan biasanya dilakukan pada bagian pembuluh dengan tekanan tinggi, yaitu di tempat keluarnya darah. Pengobatan penyakit ini juga bergantung pada lokasi robeknya pembuluh darah.

Dr Iwan menjelaskan, bila lokasi robek ada di atas jantung (asendans), maka pasien harus mendapatkan tindakan medis dalam 1 24 jam. Lokasi asendans adalah segmen pertama dari aorta yang berasal dari jantung.

Namun bila lokasi robeknya pembuluh darah terletak di desendans, maka pasien cukup minum obat. Desendans adalah bagian dari aorta yang bergerak ke bawah, melalui dada dan perut. Obat yang diberikan bisa berupa gliseril trinitrat dan pemblokir beta. Kendati begitu, hal ini tidak berlaku mutlak.

Jika lokasi robek ada di desendans, namun pasien mengalami sakit dada terus menerus dengan tekanan darah tidak terkontrol, maka perlu segera dilakukan tindakan medis.

"Biasanya kita menunggu tiga hari sejak pasien masuk ICU. Bila selama tiga hari tekanan darah terkontrol, maka pasien bisa pulang, minum obat, dan tetap rajin kontrol," tandasnya.

Penulis: Rosmha Widiyani
Editor: Wardah Fazriyati

 

 

Tangkal Depresi dengan Olahraga

KOMPAS.com - Olahraga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya menjauhkan depresi. Menurut sebuah studi baru yang dipublikasi dalam The Cochrane Library, olahraga memiliki kemampuan untuk menyembuhkan gejala depresi.

Di seluruh dunia, lebih dari 120 juta orang mengalami depresi. Terapi obat-obatan antidepresan merupakan terapi yang direkomendasikan sebagai pengobatan yang paling efektif menyembuhkan depresi. Meski demikian, obat-obatan tersebut juga tidak terlepas dari efek samping, sehingga orang enggan untuk menggunakannya.

Karena itu, menurut para peneliti, olahraga pun dapat dijadikan pilihan pengobatan. Alasannya, olahraga dapat mengubah kadar hormon yang mempengaruhi mood dan mengalihkan dari pikiran negatif.

Studi sebelumnya menyatakan, belum ada cukup bukti bahwa olahraga mampu mengatasi depresi. Namun setelah studi terbaru dilakukan, peneliti pun yakin ada manfaat dari olahraga terhadap pengobatan depresi.

Dalam studi baru, para peneliti melakukan 39 percobaan yang melibatkan 2.326 orang dengan depresi. Tingkat keparahan pasien diuji menggunakan skala depresi standar.

Dari 35 percobaan, mereka menemukan bahwa olahraga memberikan manfaat yang moderat. Mereka mengatakan, efek olahraga setara dengan terapi psikologi dan obat-obatan antidepresan, meski hasil ini masih disimpulkan dari percobaan skala kecil.

Ketua studi Gillian Mead, peneliti dari Centre Centre for Clinical Brain Sciences, the University of Edinburgh. Inggris, mengatakan, olahraga sudah terbukti memiliki efek pengobatan yang moderat pada depresi. "Namun dari bukti yang ada, belum dapat disimpulkan olahraga jenis apa yang paling berdampak," ujarnya.

Menurutnya, untuk mendapatkan bukti yang lebih kuat, dibutuhkan sebuah studi berskala besar dan berkualitas tinggi.

Penulis: Unoviana Kartika
Editor: Lusia Kus Anna

 

 

10 Makanan yang Atasi Detak Jantung Cepat


Friday, 13 Sep 2013 | 17:26 WIB

KOMPAS.com Di antara banyaknya gangguan jantung yang ada, serangan jantung merupakan hal terburuk yang dapat terjadi. Detak jantung cepat (tarkikardia) merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risikonya.

Jantung berdetak lebih cepat dari biasanya ketika kita melakukan aktivitas fisik seperti berlari, jogging, berjalan cepat, dan lain-lain. Namun, saat selesai berolahraga dan beristirahat jantung tetap berdetak kencang, maka Anda perlu waspada.

Kendati demikian, Anda tidak perlu panik jika mengalaminya. Konsultasikan pada pakar kesehatan jantung untuk mengurangi kecepatan detak jantung Anda. Di samping itu, konsumsi pula makanan-makanan yang mampu mengurangi detak jantung berikut ini.

1. Tahu
Tahu merupakan bahan pangan yang kaya akan kalsium dan vitamin sehingga baik untuk kesehatan jantung. Tak hanya itu, tahu juga baik bagi Anda yang ingin mengurangi berat badan.

2. Pisang
Pisang kaya akan potasium. Mineral ini sangat efektif dalam mengurangi kecepatan detak jantung.

3. Kismis
Kismis juga mengandung potasium tinggi, tetapi rendah sodium. Kismis merupakan salah satu makanan terbaik yang mampu mengobati tarkikardia secara alami.

4. Bayam
Sayuran berdaun hijau seperti bayam kaya akan magnesium. Kekurangan magnesium diketahui sebagai salah satu penyebab tingginya detak jantung dan gangguan jantung lainnya. Maka konsumsi bayam teratur bisa membantu mengatasinya.

5. Almond
Kacang satu ini mengandung antioksidan dan vitamin yang mencegah penyakit jantung dengan mengurangi kadar kolesterol "jahat" dalam tubuh. Almond juga mampu mengontrol nafsu makan sehingga mendapat predikat camilan paling sehat.

6. Susu
Kekurangan kalsium merupakan salah satu penyebab tarkikardia. Oleh karena itu, kandungan kalsium tinggi pada susu bisa jadi solusinya.

7. Bawang putih
Bawang putih baik bagi kesehatan jantung, terutama dalam hal mencegah penyumbatan pada pembuluh darah. Ini karena bawang putih mampu mengurangi kadar kolesterol "jahat" dalam tubuh. Bawang putih juga kaya antioksidan yang melawan radikal bebas penyebab penuaan.

8. Tomat
Menurut sejumlah studi, tomat dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, tomat juga membantu mengurangi nyeri dada karena heartburn.

9. Alpukat
Potasium digunakan tubuh untuk mengatur aliran listrik di seluruh tubuh, termasuk di jantung. Alpukat kaya akan potasium sehingga mampu membantu jantung untuk tetap sehat.

10. Ikan
Ikan seperti tuna, salmon, atau sarden mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi sehingga baik untuk jantung. Ikan-ikan ini juga diketahui efektif untuk mengurangi detak jantung.

Penulis: Unoviana Kartika
Editor: Asep Candra

 

 

Cara Tingkatkan Kemampuan Otak


KOMPAS.com Seiring bertambahnya usia, fungsi otak terutama kemampuan untuk mengingat terus berkurang. Ini karena hipokampus, daerah pada otak yang bertanggung jawab terhadap ingatan terus kehilangan sel sarafnya sebanyak 5 persen setiap sepuluh tahun.

Terlebih senyawa pada otak yang disebut asetilkolin terus mengalami penurunan produksi. Asetilkolin merupakan senyawa yang penting dalam proses pembentukan ingatan.

Kabar baiknya, selama beberapa dekade terakhir, para pakar menemukan otak dewasa juga bisa memperbaharuhi kualitasnya. Karena itu, disimpulkan setiap orang mampu untuk mengembalikan bahkan meningkatkan kemampuan otaknya dengan usaha-usaha tertentu. Berikut adalah tujuh cara di antaranya.

1. Bermain game otak
Permainan puzzles seperti sudoku dan teka teki silang dapat meningkatkan kemampuan mengingat dan menghambat penurunan kemampuan kognitif. Meskipun demikian, para ahli masih belum dapat menjelaskan sebabnya. Menurut Dr Marcel Danesi, penulis buku Extreme Brain Workout, bermain permainan otak mengaktifkan hantaran rangsang pada semua area pada otak, termasuk ingatan.

2. Makan makanan yang tepat
Menurut Dr Gary Small, direktur Klinik Memori di University of California Los Angles, makanan yang kaya akan antioksidan seperti sayur dan buah dapat mencegah kerusakan otak akibat radikal bebas. Dia juga menekankan pada karbohidrat berglikemik rendah seperti oatmeal dan gandum utuh, dan apa pun yang mengandung asam lemak omega-3. Faktanya, para ahli saraf menemukan, orang yang kurang mengonsumsi asam lemak omega-3 rata-rata memiliki kualitas otak yang lebih "tua" dalam hasil pemindaian otaknya dibandingkan mereka yang cukup.

3. Hentikan multitasking
Pada dasarnya otak manusia tidak mampu melakukan multitasking pada banyak hal yang dikerjakannya. Sebaliknya, otak hanya mampu melakukan sebuah aktivitas dan beralih ke aktivitas lainnya setelah selesai. Dengan melakukan multitasking, otak akan terbebani dan mudah melupakan apa yang sedang dilakukan sebelumnya.

Dr Mark McDaniel, profesor psikologi di Washington University mengatakan, satu alasan kenapa orang sering lupa meletakkan kunci yaitu karena tidak menaruh atensi terhadap di mana dia meletakkannya. Karena itu dia menyarankan agar selalu bersuara saat menaruh barang sebagai upaya tidak melupakannya. "Misalnya saat menaruh kunci, katakan, 'saya menaruh kunci di atas lemari' pada diri Anda," ujarnya.

4. Pelajari hal-hal baru
Sebuah studi asal Swedia menemukan, orang dewasa yang mempelajari bahasa baru cenderung lebih mudah menghafal nama. Hal ini ternyata juga berlaku untuk kemampuan-kemampuan baru seperti menjahit ataupun bermain ski, ujar para peneliti.

5. Cukup tidur
Para peneliti dari University of Pennsylvania menemukan, tidur hanya tiga hingga empat jam dalam sehari dapat melemahkan ingatan. Dan studi dalam jurnal Nature melaporkan, untuk mencegah penurunan kemampuan otak dibutuhkan tidur berkualitas yang panjang. Mereka pun merekomendasikan untuk tidur delapan jam atau lebih setiap harinya.

6. Siasati hal yang perlu diingat
Singkatan untuk nama-nama tempat atau perintah dapat mempermudah mengingat. Bahkan untuk mengingat angka pun, agar lebih mudah, Anda bisa menggunakan pemisah. Contohnya, untuk mengingat nomor 214522301876, Anda bisa memisahkannya 2152-2230-1876.

7. Olahraga
Sebuah studi asal University of California mengatakan, olahraga dapat memberikan manfaat yang luar biasa pada kesehatan otak. Para peneliti percaya olahraga dapat meningkatkan senyawa dalam otak yang disebut norepinfrin yang memiliki peran penting dalam pembentukan memori.

Penulis: Unoviana Kartika
Editor: Asep Candra

 

 

Jangan Paksa Diri demi Kurikulum 2013


Monday, 02 Sep 2013 | 10:33 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com Sekolah atau daerah tidak boleh memaksakan pelaksanaan Kurikulum 2013 secara mandiri tahun ini jika justru membebani murid atau orangtua murid, terutama dalam hal pengadaan buku. Sebelum mandiri, guru perlu dilatih dulu. Buku pun sudah harus tersedia gratis.

Hal itu ditegaskan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh seusai menghadiri grand launching Universitas Telkom, Sabtu (31/8), di Bandung, Jawa Barat. Tidak boleh membebani murid. Itu sangat dilarang, ujarnya.

Sebelum memutuskan melaksanakan Kurikulum 2013 secara mandiri, sekolah yang tak termasuk sasaran pelaksana tahun ini diimbau menyiapkan diri secara matang untuk tahun depan. Jika masih ingin melaksanakan mandiri, Nuh menegaskan ada dua syarat utama: guru harus dilatih dan buku tersedia gratis.

Kalau dua syarat ini tak dapat dipenuhi, jangan dipaksakan. Saya menyambut baik ada niatan ikut melaksanakan kurikulum. Mau saja lumayan, katanya.

Sebelumnya, saat rapat kerja Implementasi Kurikulum 2013 di SMAN Husni Thamrin Jakarta, Sabtu pagi, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengatakan, DKI Jakarta secara resmi telah membatalkan rencana pelaksanaan Kurikulum 2013 secara mandiri khusus di jenjang SD dan SMP. Untuk SMA, rencana pelaksanaan mandiri tetap berjalan. Kebijakan ini sudah dipublikasikan ke sekolah-sekolah.

Alasan pembatalan, ujar Taufik, semata masalah alokasi anggaran pengadaan buku. Ia khawatir dana bantuan operasional sekolah (BOS) tak mencukupi sehingga dikhawatirkan sekolah memungut biaya dari murid. Dana tak cukup untuk membiayai pelatihan guru dan pengadaan buku. Rencana pengadaan buku secara digital juga tidak efektif karena hanya 50 persen sekolah yang memiliki infrastruktur teknologi informasi yang baik.

Ini untuk mengantisipasi pungutan yang bisa dilakukan sekolah. Larangan ini tidak berlaku untuk SMA karena BOS untuk SMA lebih besar, Rp 1 juta per tahun, kata Taufik.

Menurut Nuh, tak masalah jika ada daerah atau sekolah yang kemudian membatalkan kesanggupannya untuk implementasi mandiri. Untuk kasus DKI Jakarta, pemerintah setempat sudah menyatakan tak sanggup karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tak mencukupi jika digunakan untuk pelatihan guru dan pengadaan buku.

Tidak apa-apa kalau tidak bisa. Yang penting tetap menyiapkan diri untuk penerapan tahun depan, seperti melatih guru. Ini jalan yang dipilih DKI Jakarta. Masih banyak yang bisa jalan mandiri, seperti Kutai, Kalimantan Timur, dan sekolah swasta, kata Nuh.
Tanggung bersama

Pada tahap pertama tahun ini, pelaksanaan Kurikulum 2013 dilakukan bertahap dan terbatas di sekitar 6.400 sekolah. Namun, mulai tahun depan semua sekolah harus menyelenggarakan Kurikulum 2013. Skema pembiayaannya dibahas di DPR.

Ada tiga pilihan skema pembayaran. Pertama, semua biaya didanai Kemdikbud. Kedua, kombinasi anggaran Kemdikbud dengan sebagian dana transfer daerah yang setiap tahun sekitar Rp 10 triliun. Ketiga, memanfaatkan kombinasi pusat, dana alokasi khusus, dan BOS. Atau keempat, memanfaatkan APBD masing-masing daerah.

Yang jelas, pemerintah pusat tak akan lepas tangan. Pelatihan guru tetap dilakukan pusat. Yang kira-kira bisa dibagi dengan daerah itu bagian pengadaan buku, kata Nuh. (LUK)


Penulis: Luki Aulia
Editor: Caroline Damanik

 

 

Rektor Usahid: Butuh Karakter Unik untuk Menjadi Wirausahawan Tangguh!

Monday, 09 Sep 2013 | 14:21 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Mahasiswa harus menjadi pemuda dan ujung tombak bagi terciptanya peradaban bangsa yang lebih baik. Untuk itu, mahasiswa harus memiliki kepribadian kuat dan punya karakter unik untuk menjadi tumpuan dan pencetus kemakmuran, kemajuan, serta kemandirian bangsa.

"Mahasiswa harus menjadi katalisator pembangunan sehingga bangsa Indonesia memiliki daya saing tinggi dengan bangsa-bangsa lain," ujar Rektor Universitas Sahid (Usahid) Jakarta, Prof Toni Atyanto Dharoko usai membuka Orientasi Studi Mahasiswa Baru (Osmaru) Tahun Akademik 2013/2014 dan Pekan Kreatifitas Mahasiswa di Kampus Usahid, Jakarta, Senin (9/9/2013).

Sesuai tema Osmaru, "Unique Character to be a Strong Entrepreneur", Toni berharap para mahasiswa baru dapat memiliki karakter kuat, peka terhadap nilai-nilai sosial budaya bangsa, mandiri, dilandasi semangat berwirausaha serta berjiwa kepemimpinan tinggi agar kelak bisa menjadi wirausahawan tangguh.

"Kompetensi tersebut juga sesuai dengan pola ilmiah pokok di kampus ini, yaitu kewirausahaan dan kepariwisataan sehingga menginspirasi para mahasiswa untuk mengimplementasikannya dalam berbagai kegiatan pekan kreatifitas mahasiswa sesuai tema tadi, yaitu karakter yang unik untuk menjadi wirausahawan tangguh," kata Toni.

Dilaksanakan pada 9-13 September 2013 mendatang di Kampus Usahid, Jakarta, Osmaru diikuti kurang lebih 750 mahasiswa baru Usahid Jakarta dari lima fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, serta Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik. Pada kegiatan ini juga dilaksanakan penandatanganan nota kerjasama antara Usahid dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) DKI Jakarta dan Usahid dengan dengan PT Kereta Api Pariwisata.

"Ini akan menjadi kegiatan untuk memperkenalkan program pendidikan tinggi, ketentuan administrasi akademik dan keuangan, organisasi dan kegiatan kemahasiswaan, serta kurikulum program studi. Sedangkan pekan kreatifitas mahasiwa akan merupakan ajang unjuk kebolehandan prestasi para mahasiswa dalam bidang seni, budaya, olahraga, minat, serta bakat mereka," kata Toni.

Selain diisi dengan pemberian beasiswa kepada mahasiswa berprestasi, bakti sosial masyarakat dengan membersihkan lingkungan seputar kampus, mendirikan dan mengelola taman bacaan bagi masyarakat seputar kampus, kegiatan Osmaru dan PKM ini juga melibatkan para orang tua mahasiswa baru. Tujuan pertemuan dengan orang tua mahasiswa baru ini, kata Toni, untuk memperkenalkan seluruh pimpinan Usahid, menjelaskan program pendidikan dan peningkatan peran serta orang tua dalam pendidikan di perguruan tinggi ini.

"Ini akan memberikan image yang baik kepada masyarakat, khususnya untuk menciptakan networking antar berbagai instansi atau lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini. Karena, pembangunan karakter itu juga fokus pada pembentukan lingkungan, di mana peran pendidikan sangat sentral, karena karakter adalah kualitas pribadi seseorang yang terbentuk melalui proses belajar," ujar Toni.

Penulis: Latief
Editor: Latief

 

 

Tim Fatwa MUI dan Peneliti UNAS Lakukan Penelitian Satwa Langka


Monday, 09 Sep 2013 | 18:43 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Tim peneliti Universitas Nasional bersama-sama Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar kunjungan lapangan sebagai bagian dari kegiatan penelitian
satwa langka dan alam di kawasan Tesso Nilo dan Rimbang Baling, Riau. Upaya kedua pihak dilakukan untuk melihat lebih dekat konflik satwa dan manusia di kawasan tersebut.

Dilakukan selama tiga hari sejak 30 Agustus-1 September 2013 lalu, kegiatan ini adalah kegiatan pertama dilakukan tim fatwa MUI yang terdiri dari KH Dr Ma' rifat Iman, Prof Nahar Nachrowi, KH Nasir Zubaidi, Prof. Amany Lubis, dan Ketua Pusat Pemuliaan Lingkungan dan Sumber Daya Alam MUI, Dr Hayu Prabowo. Selain kunjungan, tim juga menggelar diskusi bertema Dialog MUI dan Pemangku Kepentingan dalam Rangka Pembahasan Fatwa Pelestarian Harimau dan Satwa Langka Lainnya di kantor WWF Riau bersama-sama Dinas Kehutanan Propinsi Riau, Balai Konservasi dan Sumberdaya Alam (BKSDA), Jikalahari, Kejaksaan Tinggi Riau, MUI Riau, WWF, Universitas Nasional, Harimau Kita, serta Ice of Forest.

"Kami ingin melihat secara langsung bagaimana keadaan sebetulnya yang terjadi. Ini kami lakukan guna mendapatkan masukan dari berbagai pemangku kebijakan di Riau serta untuk menampung segala inspirasi terkait pelestarian harimau dan gajah, serta hutan alam dengan segala kompleksitasnya," papar Dosen Fakultas Biologi Universitas Nasional (Unas), Dr. Fachruddin Mangunjaya di Jakarta, Senin (9/9/2013).

Dalam kunjungannya di Riau tersebut, tim peneliti menemukan sebuah pondok yang roboh akibat didorong oleh gajah. Selanjutnya, tim juga menelusuri kawasan lain untuk diteliti, yaitu Suaka Margasatwa Rimbang Baling.

"Pemandangan antara Tesso Nilo dan Rimbang Baling sangat jauh berbeda. Di Rimbang Baling kami masih bisa menjumpai hutan yang masih asli, sedangkan di Tesso Nilo sudah penuh dengan sawit," lanjut Dr. Fachruddin.

Dia mengungkapkan, dari kunjungan dan diskusi selama di Riau ini, para ulama MUI akan mengeluarkan rekomendasi dan kajian mendalam serta fatwa untuk melibatkan umat Islam dalam melestarikan satwa melalui keyakinan, serta membantu kelestarian makhluk yang terancam punah menjadi tetap lestari dan dapat hidup berdampingan dengan manusia.

Penulis: Latief
Editor: Latief

 

 

Apakah Semburan Lumpur Purworejo Sama dengan Sidoarjo?



Friday, 06 Sep 2013 | 19:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Fenomena semburan lumpur disertai air asin dan gas terjadi di Desa Butuh, Purworejo. Warga desa panik karena khawatir lumpur akan meluas seperti yang ada di Sidoarjo. Nah, apakah memang dua fenomena semburan lumpur tersebut sama?

Geolog dari BP Migas, Awang Harun Satyana, mengungkapkan bahwa mekanisme lumpur atau gas keluar dari dalam tanah dari dua semburan lumpur itu memang sama. Namun, sebab dasar dan dampak kedua semburan tersebut berbeda.

Awang menuturkan, semburan lumpur di Purworejo terjadi ketika pengeboran dilakukan hingga kedalaman masih dangkal, 15 meter. Pengeboran menembus kantung gas. Gas itu sendiri berasal dari hasil samping bakteri yang mengolah sedimen yang terpendam di tanah.

Sementara, di Sidoarjo, sebab semburan lumpur jauh lebih kompleks. Semburan sendiri terjadi ketika pengeboran dilakukan hingga kedalaman ribuan meter. Selain itu, sebabnya juga tak sekadar kantung gas yang ditembus lewat pengeboran.

Awang mengatakan, wilayah Sidoarjo sekitar 5-10 juta tahun lalu merupakan wilayah yang sangat dalam. Di sana, berlangsung pula proses pengendapan. Hanya, pengendapan berlangsung dalam waktu yang cepat.

"Pengendapan yang cepat ini membuat hasil endapannya belum menjadi batuan yang sempurna. Tetap dalam bentuk batuan, namun tidak tegar, masih dengan mudah bergerak," kata Awang saat dihubungi Kompas.com, Jumat (6/9/2013).

Wilayah endapan di Sidoarjo sendiri mencakup daerah yang sangat luas, mencapai Selat Madura dan Purwodadi. Lapisan sedimen dengan batuan tak tegar itu dilapisi oleh batuan yang lebih keras di bagian atasnya, membuat tekanan di lapisan itu tinggi.

Saat pengeboran dilakukan dan menembus wilayah endapan itu, terjadi kontak antara lapisan itu dengan yang di permukaan. Karena tekanan di lapisan sedimen tinggi, ada dorongan untuk melepaskan, yang akhirnya mendorong terjadinya semburan lumpur.

"Yang menyembur adalah lumpur karena adanya perbedaan tekanan dan temperatur. Di lapisan sedimen, tekanan dan temperatur tinggi. Perbedaan tekanan kemudian mengubah fase batuan, keluar menjadi lumpur," jelas Awang.

Dibanding dengan semburan lumpur Sidoarjo, semburan lumpur Purworejo tak ada apa-apanya dan bisa dikatakan sering terjadi. Semburan lumpur Purworejo takkan berlangsung lama seperti semburan lumpur Sidoarjo.

Menurut Awang, semburan lumpur dan gas akan berhenti bila terjadi kesamaan tekanan antara di dalam tanah dan di permukaan. Lumpur Sidoarjo tak berhenti menyembur sejak 2006, sementara semburan di Purworejo akan berhenti dalam beberapa hari.

Penulis: Yunanto Wiji Utomo
Editor: Yunanto Wiji Utomo

 

 

Misteri Benda Langit Paling Cantik di Bimasakti Terungkap


Sunday, 08 Sep 2013 | 16:42 WIB

KOMPAS.com Astronom berhasil mengungkap misteri dari benda langit paling cantik di galaksi Bimasakti, planet nebula bipolar atau nebula yang berbentuk kupu-kupu.

Planet nebula mencerminkan fase akhir dari sebuah bintang, di mana materinya dilontarkan ke antariksa. Ada berbagai macam bentuk planet nebula. Planet nebula bipolar terbentuk bila bintang yang membentuk planet nebula melontarkan materi dari kutub utara dan selatannya secara merata.

Dalam penelitian terbaru, terungkap bahwa benda langit cantik itu tak sekadar indah, tetapi juga misterius.

Di Bimasakti, jumlah planet nebula bipolar tidak cuma satu. Masing-masing berdiri sendiri, tidak ada hubungan satu sama lain. Namun, di luar dugaan, kupu-kupu antariksa tersebut secara misterius berbaris seperti anak taman kanak-kanak yang akan masuk ke kelas.

"Ini adalah temuan yang mengejutkan. Jika benar, ini akan sangat penting," kata Brian Rees, astronom dari University of Manchester yang terlibat studi.

Temuan tersebut dihasilkan dengan bantuan teleskop antariksa Hubble milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dan New Technology Telescope (NNT) milik European Southern Observatory. Ratusan planet nebula disurvei.

Rees seperti dikutip National Gepgraphic, Jumat (5/9/2013), mengatakan, "Banyak dari kupu-kupu hantu antariksa itu tampak seperti memiliki sumbu panjang di bidang galaksi kita."

Bagi Rees dan timnya, planet nebula yang berbaris satu sama lain itu menunjukkan bahwa meskipun tidak berhubungan satu sama lain secara langsung, mereka berotasi secara tegak lurus dengan awan debu serta gas yang melahirkannya.

"Kesegarisan yang kita lihat pada planet nebula bipolar ini mengindikasikan adanya sesuatu yang aneh tentang sistem bintang di pusat galaksi," kata Rees.

Kesegarisan planet nebula ini mungkin terkait dengan medan magnet yang dihasilkan oleh pusat Bimasakti. Belum banyak yang diketahui tentang medan magnet itu. Penelitian tentang si kupu-kupu antariksa itu akan membantu memecahkan asal-usul Bimasakti.

Penulis: Yunanto Wiji Utomo
Editor: Yunanto Wiji Utomo

 

 

Fosil Hewan Tertua di Belahan Selatan Bumi Ditemukan


Sunday, 08 Sep 2013 | 20:46 WIB

KOMPAS.com - Ilmuwan berhasil menemukan fosil tertua dari hewan yang dahulu hidup di belahan selatan Bumi, tepatnya di superbenua Gondwana.

Gondwana adalah superbenua purba yang mencakup Australia, Amerika Selatan, Antartika, Madagaskar, dan India. Superbenua yang dahulu terletak di belahan utara bernama Laurasia.

Fosil yang ditemukan merupakan kalajengking purba berusia 350 juta tahun. Spesies kalajengking itu dinamai Gondwanascorpio emzantsiensis.

Fosil ditemukan dari batuan Devonian Witteberg Group dekat Grahamtown, Afrika Selatan, oleh Robert Gees dari Evolutionary Studies Institute di Wits University.

Gees mengungkapkan bahwa fosil berusia ratusan juta tahun tersebut dapat mengungkap teka-teki tentang awal kehidupan hewan di daratan Bumi.

Ilmuwan mengetahui, Laurasia yang kini mencakup Asia dan Amerika bagian utara telah dihuni hewan sejak 420 juta tahun lalu. Tapi, ilmuwan tak tahu apapun tentang Gondwana.

"Tak ada bukti bahwa Gondwana juga telah dihuni oleh hewan darat tak bertulang belakang pada saat itu," kata Gees seperti dikutip Daily Mail, Kamis (4/9/2013).

"Untuk pertama kali kita tahu bahwa hewan, tak cuma kalajengking namun juga apa yang dimakannya, juga telah ada sejak masa Devonian," imbuh Gees.

Devonian menunjuk pada masa 416 juta tahun lalu. Temuan ini memberi petunjuk bahwa pada saat itu, tumbuhan dan hewan kompleks sudah ada di wilayah itu.

Gees menjelaskan, awal mula kehidupan di Bumi adalah di lautan. Makhluk hidup lalu berpindah ke daratan pada masa Solurian, sekitar 420 juta tahun lalu.

Makhluk hidup yang pertama bergerak ke daratan adalah tumbuhan, yang kemudian menjadi semakin kompleks pada masa Denovian.

Setelah tumbuhan, hewan tak bertulang belakang seperti seranga dan milipedes juga bermigrasi, diikuti oleh hewan kompleks lain.

Tahun 2007, ilmuwan sempat menemukan fosil cakar berusia 390 juta tahun milik kalajengking purba. Fosil menunjukkan, kalajengking purba pemiliknya punya berat 182 kg dengan cakar sepanjang 46 cm.

Bukti tersebut menunjukkan, superbenua dulu bukan cuma punya invertebrata, tetapi juga memiliki invertebrata yang ukurannya raksasa.

Penulis: Yunanto Wiji Utomo
Editor: Yunanto Wiji Utomo

 

 

Struktur Apakah Ini? Ilmuwan Dunia Belum Bisa Menjawabnya

Sunday, 08 Sep 2013 | 22:02 WIB

KOMPAS.com - Troy Alexander, mahasiswa doktoral di Georgia Tech menemukan struktur aneh saat melakukan ekspedisi penelitian di wilayah Amazin di Peru, 7 Juni 2013 lalu. Hingga kini, belum ada satu pun ilmuwan yang mampu menerangkan struktur tersebut.

Struktur tersebut serupa menara kecil berbentuk kerucut dan berwarna putih yang tumbuh di permukaan tanah atau pohon. Menara kecil itu dikelilingi oleh pembatas yang juga berwarna putih, seolah dipagari.

"Saat menemukan, saya menduga itu ngengat Urodid yang mulai memasuki stadium pupa namun kemudian terganggu hingga akhirnya tak coccon-nya tak terbentuk atau dimakan," ungkap Alexander seperti dikutip National Geographic, Kamis (5/9/2013).

Namun demikian, setelah berjalan lebih jauh, ia menemukan struktur yang sama. Ia memotret struktur itu dan mengunggahnya di Reddit, meminta pendapat dari berbagai ilmuwan dan publik yang melihat foto itu.

William Ebenhard, pakar serangga dari Smithsonian Tropical Research Institute menyatakan bahwa ia tak tahu punya ide sama sekali untuk menjelaskan struktur itu. Norm Platnick, kurator laba-laba dari American Museum of Natural History juga tak mengetahuinya.

Seorang pembaca Reddit mengungkapkan bahwa struktur tersebut mungkin saja jaring laba-laba yang tak biasa. Alexander mengatakan, hal itu mungkin saja. Namun, tetap saja, dia dan ilmuwan lain tetap bertanya-tanya.

Penulis: Yunanto Wiji Utomo
Editor: Yunanto Wiji Utomo

 

 

Kirobo, Robot Pertama yang Bisa Bicara di Luar Angkasa


Monday, 09 Sep 2013 | 10:00 WIB

Oleh Try Harijono

KOMPAS.com - Bentuk robot luar angkasa biasanya kaku dan sangat tidak menarik. Namun, berbeda dengan Kirobo. Robot ini dilihat sekilas saja bentuknya sudah lucu, unik, dan menggemaskan.

Tingginya hanya sekitar 34 sentimeter dan beratnya sekitar 1 kilogram. Sangat ringan. Warnanya unik, perpaduan hitam dan putih dengan sepatu merah. Mirip boneka.

Tiba-tiba saja robot bermulut mungil itu bicara.

Selamat pagi untuk semua orang di Bumi. Ini adalah Kirobo. Saya robot astronot pertama di dunia. Senang bertemu denganmu, katanya dalam bahasa Jepang.

Kirobo yang berada di orbit sekitar 230 kilometer di atas Bumi kemudian melanjutkan. Pada tanggal 21 Agustus 2013, robot mengambil satu langkah kecil menuju masa depan yang lebih cerah bagi semua, kata Kirobo seperti ditayangkan dalam sebuah video yang dipublikasikan Kamis, 5 September 2013. Dalam video itu, Kirobo sedang mengapung di dalam sebuah kompartemen Stasiun Antariksa Internasional (ISS).

Menemani astronot

Berbeda dari robot lain, Kirobo punya misi khusus. Robot di luar angkasa biasanya untuk menunjang operasi atau untuk perbaikan mesin. Misalnya saja Dextre, robot di pesawat Atlantis yang bertugas mengisi bahan bakar dan perbaikan kecil di ruang angkasa tahun 2011.

Namun, tidak demikian dengan Kirobo. Robot yang di wajahnya dipasang kamera dan perekam ini diprogram untuk mengobrol, menemani, dan merekam percakapan dengan Koichi Wakata, astronot Jepang yang akan memimpin di Stasiun Antariksa Internasional. Koichi Wakata dijadwalkan akan meluncur ke ruang angkasa, November ini, dalam Ekspedisi 39 bersama enam awak lain.

Adapun Kirobo yang dirancang bisa berfungsi efektif dalam gravitasi nol memiliki kemampuan mengenali wajah dan suara para astronot. Kirobo diprogram hanya bisa berbicara bahasa Jepang sehingga hanya Koichi Wakata yang bisa bercakap-cakap dengan Kirobo. Astronot lainnya hanya bisa melihat, tetapi tak bisa berkomunikasi dengan Kirobo. Kalaupun memaksakan bicara, bahasa program Kirobo tak bisa menangkapnya.

Kembaran Mirata

Kirobo diambil dari bahasa Jepang, kibo, yang artinya harapan dan kata robot di tengahnya. Kirobo dirancang dan dikembangkan Universitas Tokyo bekerja sama dengan Toyota Motor Corporation, Biro Iklan Dentsu, dan Robo Garage. Robot ini merupakan bagian dari penelitian yang ditujukan untuk melihat sisi psikologis, bagaimana pendamping nonmanusia atau robot dapat memberikan dukungan emosional bagi orang yang terisolasi dalam waktu lama.

Kirobo diluncurkan 5 Agustus 2013 dengan pengangkut kargo antariksa yang dibawa roket HII-B dari Pusat Antariksa Tanegashima, kawasan Kagoshima, barat daya Jepang. Robot lucu ini tiba di ISS enam hari kemudian. Mengutip laman Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), Kirobo akan tinggal di ISS selama satu setengah tahun dan dijadwalkan kembali ke Bumi pada Desember 2014.

Selain Kirobo, kembarannya, Mirata yang artinya harapan, akan tetap berada di Bumi untuk pengujian tambahan. Selain itu, Mirata yang bentuk dan ukurannya sama dengan Kirobo juga akan dibawa ke pertemuan tingkat atas di Buenos Aires, Argentina. Di tempat ini dilakukan pertemuan untuk menentukan kota tuan rumah Olimpiade 2020.

Diharapkan dengan adanya robot Kirobo dan Mirata, peserta pertemuan akan terpesona sehingga Jepang bisa menjadi tuan rumah Olimpiade 2020, bersaing dengan kandidat lain, seperti Madrid (Spanyol) dan Istanbul (Turki).

Sungguh luar biasa misi Kirobo dan Mirata. Kedua robot ini mengabdi dan berbuat demi bangsanya.. (KOMPAS CETAK)

Editor: Yunanto Wiji Utomo

 

 

"Ulat" di Antariksa, Obyek Apa Sebenarnya?


Monday, 09 Sep 2013 | 13:09 WIB

KOMPAS.com Pada 29 Agustus lalu, tim peneliti proyek teleskop antariksa Hubble merilis foto bagus tentang sebuah obyek di antariksa. Foto merupakan gabungan dari dua hasil pemotretan, pertama oleh Hubble pada tahun 2006 dan oleh Newston Telescope pada tahun 2003.

Foto menunjukkan gambar sebuah obyek antariksa yang berbentuk seperti ulat. Obyek tampak memiliki gumpalan di bagian depan disertai dengan warna kuning kemerahan yang menyala serta ekor berwarna biru.

Apa sejatinya obyek tersebut? Space.com, Rabu (4/9/2013), menyatakan, obyek itu sebenarnya adalah sebuah awan gas. Obyek itu protobintang yang masih dalam tahap sangat awal yang nanti mungkin saja berkembang menjadi bintang serupa Matahari.

Obyek tersebut dinamai IRAS 20324+4057, berjarak 4.500 tahun cahaya dari Bumi, di konstelasi Cygnus. Panjang ekor obyek itu mencapai 9,6 juta kilometer. Di samping kanan obyek itu adalah bintang-bintang panas di konstelasi Cygnus. Bintang-bintang itu berjarak 15 tahun cahaya dari obyek serupa ulat itu.

IRAS 20324+4057 benar-benar sedang berjuang untuk berkembang menjadi bintang. Bintang-bintang di sekelilingnya melepaskan aliran partikel yang dikenal dengan angin bintang. Partikel itu menggerus IRAS 20324+4057.

IRAS 20324+4057 tidak diam, tetapi melawan. Ia mengoleksi material di sekelilingnya, berusaha sebaik mungkin melawan proses erosi. Namun, apakah obyek ini berhasil melawan pengaruh angin bintang yang menyebabkan erosi.

Sebuah bintang lahir dari awan gas macam IRAS 20324+4057. Awan gas memiliki gravitasi kuat sehingga bisa mengumpulkan materi. Materi akan terus dimampatkan. Ketika awan menjadi mampat, suhu menjadi lebih panas.

Ketika suhu mencapai temperatur 10 miliar derajat celsius, sebuah reaksi untuk mengubah hidrogen menjadi helium, atau reaksi fusi, bisa dimulai. Dampaknya, gumpalan materi kemudian mulai bersinar. Pada tahap itulah, sebuah bintang lahir.

Sebuah bintang bisa saja memiliki massa berat (heavy-weight) atau ringan (light-weight). Obyek serupa ulat ini punya peluang menjadi keduanya, ditentukan oleh banyaknya material di sekelilingnya yang berhasil dikoleksi serta kemampuannya melawan erosi angin bintang.

Penulis: Yunanto Wiji Utomo
Editor: Yunanto Wiji Utomo

 

 

Habitat Gajah Sumatera Menyusut, Potensi Konflik Meningkat

Monday, 09 Sep 2013 | 14:53 WIB

JAMBI, KOMPAS.com Tingginya laju deforestasi turut mengubah perilaku gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) menjadi kian agresif. Potensi konflik dengan manusia pun meningkat di habitat yang beralih fungsi.

Tim Mitigasi Konflik Gajah dari Frankfurt Zoological Society (FZS) mendapati habitat gajah di ekosistem Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) menyusut separuh lebih dalam empat tahun terakhir. Sebagian besar habitat di Jambi berubah menjadi kebun sawit, tanaman industri, jalan, dan area tambang.

Sekretaris Forum Konservasi Gajah Indonesia Nazarudin mengatakan, sebelum deforestasi marak, gajah sumatera cenderung menghindari pertemuan dengan manusia. Belakangan, gajah terbiasa bertemu manusia dan menyerang jika terancam.

Gajah liar di Jambi tersisa sekitar 150 ekor. Tahun 1980-an, terdapat sekitar 400 ekor.

Tutupan hutan habitat gajah melalui citra satelit tahun 2009 terpantau 84.042 hektar. Dua tahun kemudian, habitat susut jadi 56.883 ha dan kini 34.814 ha. "Penyusutan habitat bahkan mencapai 70-100 persen di selatan TNBT, jadi kebun dan ladang," kata Alber Tetanus, Koordinator Unit Mitigasi Konflik Gajah FZS di Jambi, Jumat (6/9/2013).

Habitat yang tersedia tak lagi memadai untuk populasi gajah setempat yang hampir 100 ekor. Seekor gajah liar butuh ruang jelajah hingga 1.000 ha. Gajah pun bernaung di hutan sempit penuh belukar, memaksa mereka masuk dan merusak perkebunan seperti sawit, karet, dan akasia. "Sumber makanan di hutan habis," ujarnya.

Tim juga mendapati gajah menyerang sekelompok pendatang di areal hutan yang jadi kebun sawit di sekitar Bukit Tigapuluh, bulan lalu. Seorang korban luka.

Konflik dan insiden pertemuan gajah-manusia meningkat dari 96 kasus tahun 2010 menjadi 130 kasus tahun lalu.

Jika luas habitat terus berkurang, kata Nazarudin, konflik dengan manusia akan terus meningkat. Korban jiwa timbul pada kedua pihak dan akhirnya gajah sumatera akan punah.

Pantauan GPS

Terus menyusutnya habitat gajah juga terungkap selama pemasangan unit Global Positioning System (GPS) Collar pada tiga gajah sumatera oleh tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jambi dan Taman Nasional Way Kambas, FZS, serta Veterinary Society for Sumatran Wildlife Conservation, akhir Juli lalu. Pemasangan GPS Collar dilakukan untuk memonitor pergerakan kawanan gajah di kawasan Bukit Tigapuluh Jambi sebagai populasi terbesar gajah di Jambi.

Hutan habitat gajah yang dipasang GPS Collar ditemukan berubah menjadi kebun sawit, ladang, dan tanaman industri. Ketika menelusuri jejak-jejak kaki gajah, tim mendapati pembukaan lahan baru di sepanjang jalur.

Peneliti gajah sumatera, Alexander Mobrucker, menyatakan, gajah sumatera merupakan satu-satunya subspesies gajah di dunia yang masuk kategori paling terpuruk menurut status konservasi. Sebagian besar gajah sumatera berada di areal lahan tak dilindungi meski statusnya dilindungi. (ITA/KOMPAS CETAK)

Editor: Yunanto Wiji Utomo

 

 

3 Bulan Berlayar, Kapal Tenaga Surya "Buang Sauh" di Sungai Seine


PARIS, KOMPAS.com - Kapal bertenaga matahari terbesar di dunia, sukses melintasi Samudera Atlantik, setelah berlayar selama tiga bulan. Kapal ini merapat di tepian Sungai Seine, Paris, Perancis, Selasa (10/9/2013).

Kapal Turanor PlanetSolar memiliki panjang 31 meter, bertolak dari Miami, Amerika Serikat pada Juni 2013. Martin Beniston, ahli klimatologi dan kepala Institut Universitas Geneva untuk Ilmu Lingkungan, memimpin ekspedisi ini.

Pelayaran menempuh rute ke arah timur, melintasi Samudera Atlantik. Selama perjalanan mereka mengambil sampel air dan mengukur perkembangan udara. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui lebih banyak tentang interaksi kompleks antara samudra dan atmosfer.

Kapal bernilai 20 juta dollar AS tersebut dipenuhi panel photovioltaic yang mengubah langsung energi dari sinar matahari menjadi energi listrik, untuk kemudian disimpan dalam batere lithium raksasa dan dipakai untuk menggerakkan kapal. Tidak ada rincian lebih lanjut tentang kecepatan kapal selama berlayar yang menjelaskan waktu berlayar selama tiga bulan.

Penulis: Pieter P Gero
Editor: Palupi Annisa Auliani

 

 

Bila Bisa Dicium, Seperti Apa Bau Antariksa?


Tuesday, 10 Sep 2013 | 22:00 WIB

KOMPAS.com Manusia biasa mencium bau diri dan sekitarnya. Mungkin, kita semua juga akan penasaran dengan bau yang akan tercium di antariksa. Riset NASA mengungkap, luar angkasa berbau seperti logam panas, diesel, dan barbeque. Sumber bau mayoritas adalah bintang sekarat yang tersebar di semesta.

Luois Allamandola, pendiri dan direktur Astrophysics and Astrochemistry Lab di Ames Research Center di NASA, seperti dikutip Popular Science, 19 Juli 2013, mengatakan, molekul yang menentukan bau luar angkasa adalah hidrokarbon aromatik, sisa dari banyak reaksi pembakaran di semesta.

Molekul sumber bau tersebut terus berada di luar angkasa, terdapat di komet, meteor, dan debu kosmik. Hidrokarbon tersebut bahkan termasuk dalam materi yang berperan memantik kehidupan di Bumi. Molekul serupa juga ada di batu bara, minyak, hingga makanan.

Pengungkapan bau luar angkasa ini dimulai dari pengalaman astronot di International Space Station (ISS). Bau memang tak bisa dicium di luar angkasa yang hampa. Namun, setelah melakukan misi spacewalk, astronot melaporkan, mereka mencium bau sesuatu yang dibakar atau digoreng pada kostumnya.

Bau yang dicium astronot begitu khas. Beberapa tahun lalu, NASA menghubungi Steven Pearce, seorang pakar pembuat wewangian Omega Ingredients. NASA memintanya menciptakan bau yang sama. Bukan cuma pada luar angkasa, tetapi juga bau Bulan. Terungkap, luar angkasa punya bau dari hidrokarbon aromatik itu.

Allamandola menjelaskan, Tata Surya kita memiliki bau yang tajam karena kaya dengan unsur karbon dan miskin oksigen. Seperti mobil, jika minim atau haus oksigen, maka jelaga hitam akan terlihat dan tercium bau terbakar.

Bintang yang kaya oksigen, sebaliknya, memiliki aroma seperti panggangan arang. Sudut-sudut alam semesta tertentu memiliki bau yang beragam, mulai dari manis seperti gula, hingga telur busuk dan belerang.

 

Tiga Komet Akan Tampak pada Bulan November Nanti


Wednesday, 11 Sep 2013 | 18:56 WIB

KOMPAS.com Bulan November tahun 2013 nanti adalah saat yang tepat untuk berpesta mengamati langit. Ada tiga komet yang akan terlihat sepanjang bulan itu. Ini adalah sesuatu yang jarang terjadi.

Komet pertama yang bisa dilihat adalah komet ISON. Komet ini ditemukan pada tahun 2012 oleh Vitali Nevski dan Artyom Novichonok, astronom asal Rusia. Nama komet diambil dari fasilitas penemuannya, International Scientific Optical Network, ISON.

Komet ISON saat ini semakin dekat dengan Bumi. Berasal dari Awan Oort, pada 1 Oktober 2013 nanti, komet ISON sudah berada 10,4 juta kilometer dari Mars.

ISON akan bergerak menuju Matahari. Komet itu akan mencapai jarak terdekat dengan Matahari pada 28 November 2013. Komet yang telah dinanti kehadirannya sejak tahun lalu ini berpotensi bersinar terang, sama dengan kecerlangan Bulan Purnama.

Komet lain yang juga bisa dilihat adalah komet Encke. Berbeda dengan ISON, komet ini adalah komet yang secara periodik mengorbit Matahari setiap tiga tahun.

Komet Encke merupakan komet dengan periode orbit terpendek yang diketahui. Komet ini pertama kali terlihat lewat pengamatan Pierre Mechain pada tahun 1786. Namun, periode orbit komet baru diketahui pada tahun 1819 oleh Johann Franz Encke.

Komet terakhir yang bisa dilihat adalah komet C/2013 RI Lovejoy yang baru saja ditemukan oleh astronom amatir asal Australia, Terry Lovejoy, pada Senin (9/9/2013).

Ketiga komet akan terlihat dengan kecerlangan yang beragam. Sekitar tanggal 9 November 2013, ISON akan terlihat dengan magnitudo antara 6-7, Encke dengan magnitudo 6, serta Lovejoy 2013 masih redup dengan magnitudo 9.

Dengan magnitudo tersebut, pengamatan komet paling baik dilakukan dengan teleskop. Bagaimana? Siap menyambut kedatangan komet-komet itu?

Tak cuma terlihat, ketiga komet di atas juga akan menciptakan pemandangan menarik. Lovejoy, Encke, dan ISON beserta Mars dan Jupiter akan berada dalam satu garis lurus. Walaupun sulit, fenomena ini adalah kesempatan yang baik bagi penggemar astrofotografer untuk berlatih memotret.

Penulis: Yunanto Wiji Utomo
Editor: Yunanto Wiji Utomo

 

 

Terungkap, Segitiga Bermuda Pernah Memicu Tsunami



Wednesday, 11 Sep 2013 | 14:16 WIB

KOMPAS.com Misteri sebab dan besarnya gempa serta tsunami yang melanda wilayah Amerika Serikat pada 8 Januari 1817 terpecahkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tsunami itu dipicu aktivitas tektonik di Segitiga Bermuda.

Catatan sejarah menunjukkan bahwa pada 8 Januari 1817 getaran gempa mengguncang wilayah pantai timur Amerika Serikat, mulai Virginia hingga Georgia. Akibat getaran gempa itu, bel Gedung Putih berbunyi beberapa kali.

Setelah genpa dirasakan, diberitakan oleh media pada saat itu, gelombang pasang menghantam wilayah Delaware River, selatan Philadelphia, sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Gelombang pasang menghantam kapal-kapal yang sedang berlabuh.

Prediksi saat itu mengungkapkan bahwa gempa yang memicu tsunami bermagnitudo antara 4,6-6, sementara sumber gempa belum diketahui. Penelitian kali ini mengungkap untuk pertama kali sumber serta besaran yang terjadi.

Susan Hough dari United State Geological Survey (USGS) memulai penelitian dengan melihat kembali catatan tentang gempa dan tsunami itu. Gempa terjadi pada pukul 4.30 waktu lokal sementara tsunami menghantam pada pukul 11.00. Jangka waktu antara gempa dan tsunami sangat lama.

Hough melakukan pemodelan komputer untuk mengetahui sebab tsunami serta sumber dan kekuatan gempa. Hasil pemodelan mengungkap, tsunami dipicu oleh gempa bermagnitudo 7,4 di kawasan lepas pantai Carolina Selatan.

Hasil pemodelan, diwartakan Livescience, Selasa (10/9/2013), juga mengungkap bahwa gelombang tsunami bermula dari wilayah 1.300 selatan Pantai Delaware dan 650 - 800 km dari lepas pantai Carolina Selatan. Terungkaplah, sumber gempa berada di bagian barat daya Segitiga Bermuda.

Belum ditemukan bukti keberadaan patahan penyebab gempa di wilayah itu. Namun, berdasarkan catatan apa yang dirasakan kapal-kapal yang melintas, wilayah itu memang sering diguncang gempa. Gempa juga dirasakan di wilayah itu tahun 1858, 1877, dan 1879.

Hasil penelitian ini menjelaskan tentang sejarah gempa yang terjadi di wilayah tersebut dan kaitannya dengan tsunami di Amerika Serikat. Jadi, walaupun nama Segitiga Bermuda disebut, riset tidak berniat mengungkap misteri atau hal supranatural apapun tentang Segitiga Bermuda.

Penulis: Yunanto Wiji Utomo
Editor: Yunanto Wiji Utomo

 

 

Jepang Jadwalkan Lagi Peluncuran Roket Epsilon


TOKYO, KOMPAS.com Badan Luar Angkasa Jepang (JAXA), Senin (9/9/2013), mengumumkan akan meluncurkan roket berbahan bakar padat generasi terbaru. Rencananya, roket akan diluncurkan pada 14 September 2013.

Sebelumnya, peluncuran roket sempat dijadwalkan pada 27 Agustus 2013. Peluncuran tersebut batal karena deteksi palsu, hanya beberapa detik sebelum roket diluncurkan. Mengutip Jiji, pembatalan dilakukan 19 detik dari waktu peluncuran yang dijadwalkan.

Dikutip dari kantor berita AP, JAXA menegaskan, peluncuran roket Epsilon akan dilakukan dari Pusat Luar Angkasa Uchinoura di Kagoshima, barat daya Jepang.

Pembatalan peluncuran pada akhir Agustus lalu terjadi setelah komputer pengendali di pusat peluncuran mendeteksi posisi tak normal roket. Dikutip dari Jiji, JAXA menyatakan telah memperbaiki perangkat lunak yang memunculkan pendeteksian palsu tersebut.

Jepang berharap roket tersebut dapat diluncurkan dengan cukup bermodalkan dua komputer jinjing di pusat kendali peluncuran. Mereka juga berharap peluncuran ini akan menjadikan Negeri Matahari Terbit sebagai pesaing utama bisnis luar angkasa bagi Amerika Serikat, Perancis, Rusia, China, dan India.

Roket Epsilon memiliki struktur tiga tingkat dengan tinggi 24 meter dan berat 91 ton. Roket mengangkut satelit teleskop SRINT-A dan akan menempatkannya di ketinggian 1.000 kilometer dari permukaan Bumi.

Satelit teleskop ini merupakan teleskop pertama di dunia yang pengendaliannya dilakukan dari jarak jauh. Keberadaannya di luar angkasa untuk mengobservasi planet-planet seperti Venus, Mars, dan Jupiter dari orbit di seputar Bumi.

Penulis: Pieter P Gero
Editor: Palupi Annisa Auliani

 

 

BlackBerry Gelar Acara Misterius di Malaysia



Friday, 13 Sep 2013 | 16:09 WIB
KOMPAS.com BlackBerry mengadakan sebuah acara misterius pada Rabu (18/9/2013) mendatang di Malaysia. Acara ini disebut misterius karena masih belum diketahui produk atau layanan apa yang akan mereka umumkan pada tanggal tersebut.

Undangan tersebut, seperti dikutip dari Crackberry, Jumat (13/9/2013), dikirimkan oleh BlackBerry Malaysia ke para komunitas BlackBerry dan juga media. Acaranya sendiri akan dimulai pada pukul 03.00 sore di Kuala Lumpur.

Dalam undangan tersebut, BlackBerry menuliskan, "Untuk mencari tahu bagaimana setiap percakapan membuat Anda terasa di tempat tersebut...".

Produk apa yang akan diumumkan oleh BlackBerry pada tanggal tersebut? Sudah banyak yang memberikan spekulasinya terkait acara itu. Ada yang menduga, BlackBerry akan merilis produk BlackBerry Z30, ponsel high-end berbasis BlackBerry 10.

Sementara itu, ada juga yang memprediksi bahwa BlackBerry akan merilis BlackBerry Messenger (BBM) cross-platform atau BBM untuk iOS dan Android di acara itu.

Selain Malaysia, BlackBerry juga dikabarkan akan mengadakan acara serupa di Perancis dan India. Belum ada kabar, apakah BlackBerry akan mengadakan acara yang sama di Indonesia.

BlackBerry sendiri sudah beberapa kali mengubah tanggal peluncuran aplikasi yang sudah sangat ditunggu-tunggu ini. Berita terakhir menyebutkan, aplikasi tersebut akan dirilis pada 19 September 2013, satu hari sesudah hari misterius tersebut. Ada kemungkinan, BlackBerry memajukan waktu rilis.

Kemungkinan terakhir, BlackBerry merilis ponsel berbasis OS 7 terbaru, BlackBerry 9270. Perangkat tersebut memang belum dirilis di Malaysia.


Penulis: Deliusno
Editor: Reza Wahyudi

 

 

Belut Ungu Berwajah "Alien" Dijumpai di China



Tuesday, 10 Sep 2013 | 10:20 WIB

KOMPAS.com Spesies belut langka dijumpai di China. Belut tersebut memiliki wajah mirip dengan gambaran alien di film fiksi ilmiah.

Hewan berwajah mengerikan tersebut ditemukan di Danau Taihu di Yixing, Provinsi Jiangshu, wilayah timur China.

Dalam pemberitaan di situs Daily Mail, Senin (9/9/2013), tidak dijelaskan siapa dan kapan waktu tepatnya fauna itu ditemukan.

Belut yang ditemukan bukan jenis baru. Belut ini dikenal sebagai pemakan ikan kecil, Crustacea, dan invertebrata lainnya.

Dalam hidupnya, belut ungu goby tersebut bisa berenang sejauh 100 kilometer. Belut ini juga mampu hidup di luar lingkungan perairan selama beberapa saat dengan bantuan organ bernama rongga bronkus.

Ukuran fauna ini bisa mencapai 30 cm. Belut ini merupakan golongan hewan amphidromous, bereproduksi di air tawar, tetapi menghabiskan waktu hidupnya di laut. Umur hewan ini cuma beberapa bulan.

Penemuan hewan ini di wilayah danau sebenarnya tak biasa. Pasalnya, belut ungu ini biasanya ditemukan di muara atau laut.

Satwa ini tak cuma bisa ditemukan di China, tetapi juga tersebar di Afrika bagian timur, India, Australia, Jepang, Banglades, Papua Niugini, dan Kaledonia Baru.

Belut goby merupakan golongan hewan yang disebut Amblyopinae. Golongan ini terdiri atas 23 spesies. Tidak disebutkan, spesies apa yang ditemukan di China.

Penulis: Yunanto Wiji Utomo
Editor: Yunanto Wiji Utomo