10 Negara dengan Harga Bensin Paling Mahal di Dunia

Kali ini kita akan membahas 10 negara dengan harga bensin paling mahal di dunia. Mau tahu negara apa aja itu? Yuk kita simak berikut ini.
10. Amsterdam, Belanda
Seperti yang kita ketahui di kota Amsterdam Belanda sudah lama masyarakatnya hobi berjalan kaki. Sedikit sekali orang yang menggunakan kendaran di sini sehingga harga Rp. 18.800 untuk satu liter bensin tidak akan terasa bagi masyarakat-masyarakat di Amsterdam Belanda lebih memilih sepeda sebagai alat transportasi mereka.

9. London, Inggris
Berkat tingginya harga bensin di London dan seluruh Inggris, para konsumen akan merasakan kenaikkan harga barang-barang lainnya untuk mengimbangi biaya produksi dan pengiriman barang.
8. Brussels, Belgia
Seperti kebanyakan negara di Eropa, harga sebesar Rp. 19.200 per liter bensin disebabkan tingginya pajak yang dikenakan pada bensin oleh Uni Eropa.
Harga bensin di negeri ini sebesar Rp. 19.200 per liter. Ini disebabkan tingginya pajak bahan bakar minyak yang dikenakan oleh Uni Eropa.
7. Stockholm, Swedia
Harga bensin tertinggi di Swedia adalah Rp. 19.700 per liter. Tingginya harga bensin di Swedia disebabkan faktor mahalnya harga minyak dunia dan nilai tukar terhadap dolar Amerika yang melemah. Jika di Swedia tidak ada pajak bahan bakar minyak yang diberlakukan oleh Uni Eropa, maka Swedia akan menjadi negara dengan harga minyak bensin termurah di Eropa.
6. Kopenhagen, Denmark
Harga bensin di Kopenhagen Denmark dijual dengan harga Rp. 19.750 per liter bensin. Sehingga, jika kamu mau mengisi kendaraan kamu hingga full, maka kamu harus mengeluarkan uang sekitar Rp. 1.200.000. Tinginya harga bensin di Kopenhagen Denmark membuat warganya malas untuk memiliki kendaran pribadi. Warga lebih banyak memilih utuk berjalan kaki atau mengunakan kendaraan umum untuk bepergian.
5. Monte Carlo, Monako
Harga bensin di monakao dijual dengan harga Rp. 19.800 per liter. Karena mahalnya harga bensin sebuah produsen otomotif di Monte Carlo telah mendorong penggunaan energi alternatif dengan mengunakan mobil listrik.
4. Athena, Yunani
Anda harus mengeluarkan uang sebesar Rp. 20.000 per liter, jika ingin berjalan jalan dengan kendaran kamu di jalanan kota Athena Yunani. Mahalnya harga bensin di Yunani disebakan karena adanya krisis dunai dan gejolak yang terjadi di Mesir dan Libya.
3. Oslo, Norwegia
Karena pajak bahan bakar minyak yang diterapkan Uni Eropa, maka masyarakat Oslo harus membayar 21.800 untuk satu liter bensin. Yang perlu kamu ketahui, bahwa negara ini mendapatkan pemasukan yang sangat besar dari sektor ekspor minyak.
2. Asmara, Eritrea
Pembatasan dan seringnya kekurangan pasokan bensin membuat harga bensin di negara ini sangat tinggi. Dengan harga sekitar Rp. 22.600 per liter, anda dapat menghabiskan hampir sekitar Rp. 1.500.000 untuk mengisi penuh tangki sebuah mobil keluarga.
1. Istanbul, Turki
Nah, inilah negara dengan harga bensin paling mahal di dunia. Bensin dijual dengan harga Rp. 22.600 per liter. Tingginya harga ini disikapi oleh Walikota Kadir Topbas dengan merencanakan untuk menciptakan sebuah merek bahan bakar dengan harga ekonomis dan rantai pom bensin yang berlokasi di seluruh kota.
READMORE
 

Dokter Ini Nekat Membedah Perutnya Sendiri

Biasanya seorang Dokter mengoperasi pasien yang sakit. Tapi lain halnya dengan Dokter Leonid Rogozov, Dokter berkebangsaan Rusia ini melakukan operasi pada dirinya sendiri.
Ceritanya berawal pada bulan April 1961, saat bertugas di Artartika dan tergabung dalam ekspedisi Antartika Soviet. Waktu itu dia merasakan sakit di perut kanan bawah dan demam. Dia pun mendiagnosa dirinya sendiri yang ternyata menderita usus buntu akut. Hari berikutnya dia merasa putus asa dan kesempatan untuk memanggil pesawat tidak ada. Saat itu dia adalah  satu-satunya dokter di stasiun “Novolazarevskaya”, pada malam hari.Dia pun melakukan operasi pada dirinya sendiri menggunakan anestesi lokal. Dia dibantu oleh seorang insinyur mesin dan seorang ahli meteorologi di stasiun  itu.Mereka berdua membantunya memberikan instrumen medis dan memegang cermin kecil di perutnya. Wow…ndak bisa dibayangkan

Dia  melakukan pembiusan lokal dengan solusi novocaine dan membuat sayatan 12cm di daerah perut kanan dengan pisau bedah. Operasi tersebut berlangsung hingga 1 jam dan 45 menit lamanya
Rogozov Leonid Pada tahun 1959 lulus dari Institut dan segera diterima di residensi klinik operasi. Namun, studinya di residensi terputus karena Leonid melakukan perjalanan ke Antartika di bulan September, 1960 sebagai seorang dokter dari Soviet ke stasiun  Antartika Novolazarevskaya.
Dengan tindakan nekatnya itu, Dokter Leonid Rogosov menjadi terkenal karena berhasil mengoperasi dirinya sendiri dan kembali sehat.
READMORE
 

Pengemis Terkaya di Indonesia, Mampu Beli Mobil

Bos Pengemis Tinggal Nikmati Hidup
Cak To, begitu dia biasa dipanggil. Besar di keluarga pengemis, berkarir sebagai pengemis, dan sekarang jadi bos puluhan pengemis di Surabaya. Dari jalur minta-minta itu, dia sekarang punya dua sepeda motor, sebuah mobil gagah, dan empat rumah. Berikut kisah hidupnya.
Cak To tak mau nama aslinya dipublikasikan. Dia juga tak mau wajahnya terlihat ketika difoto untuk harian ini. Tapi, Cak To mau bercerita cukup banyak tentang hidup dan ”karir”-nya. Dari anak pasangan pengemis yang ikut mengemis, hingga sekarang menjadi bos bagi sekitar 54 pengemis di Surabaya.

Setelah puluhan tahun mengemis, Cak To sekarang memang bisa lebih menikmati hidup. Sejak 2000, dia tak perlu lagi meminta-minta di jalanan atau perumahan. Cukup mengelola 54 anak buahnya, uang mengalir teratur ke kantong.
Sekarang, setiap hari, dia mengaku mendapatkan pemasukan bersih Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Berarti, dalam sebulan, dia punya pendapatan Rp 6 juta hingga Rp 9 juta.
Cak To sekarang juga sudah punya rumah di kawasan Surabaya Barat, yang didirikan di atas tanah seluas 400 meter persegi. Di kampung halamannya di Madura, Cak To sudah membangun dua rumah lagi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk emak dan bapaknya yang sudah renta. Selain itu, ada satu lagi rumah yang dia bangun di Kota Semarang.
Untuk ke mana-mana, Cak To memiliki dua sepeda motor Honda Supra Fit dan sebuah mobil Honda CR-V kinclong keluaran 2004.
***
Tidak mudah menemui seorang bos pengemis. Ketika menemui wartawan harian ini di tempat yang sudah dijanjikan, Cak To datang menggunakan mobil Honda CR-V-nya yang berwarna biru metalik.
Meski punya mobil yang kinclong, penampilan Cak To memang tidak terlihat seperti ”orang mampu”. Badannya kurus, kulitnya hitam, dengan rambut berombak dan terkesan awut-awutan. Dari gaya bicara, orang juga akan menebak bahwa pria kelahiran 1960 itu tak mengenyam pendidikan cukup. Cak To memang tak pernah menamatkan sekolah dasar.
Dengan bahasa Madura yang sesekali dicampur bahasa Indonesia, pria beranak dua itu mengaku sadar bahwa profesinya akan selalu dicibir orang. Namun, pria asal Bangkalan tersebut tidak peduli. ”Yang penting halal,” ujarnya mantap.
Cak To bercerita, hampir seluruh hidupnya dia jalani sebagai pengemis. Sulung di antara empat bersaudara itu menjalani dunia tersebut sejak sebelum usia sepuluh tahun. Menurtu dia, tidak lama setelah peristiwa pemberontakan G-30-S/PKI.
Maklum, emak dan bapaknya dulu pengemis di Bangkalan. ”Dulu awalnya saya diajak Emak untuk meminta-minta di perempatan,” ungkapnya.
Karena mengemis di Bangkalan kurang ”menjanjikan”, awal 1970-an, Cak To diajak orang tua pindah ke Surabaya. Adik-adiknya tidak ikut, dititipkan di rumah nenek di sebuah desa di sekitar Bangkalan. Tempat tinggal mereka yang pertama adalah di emprean sebuah toko di kawasan Jembatan Merah.
Bertahun-tahun lamanya mereka menjadi pengemis di Surabaya. Ketika remaja, ”bakat” Cak To untuk menjadi bos pengemis mulai terlihat.
Waktu itu, uang yang mereka dapatkan dari meminta-minta sering dirampas preman. Bapak Cak To mulai sakit-sakitan, tak kuasa membela keluarga. Sebagai anak tertua, Cak To-lah yang melawan. ”Saya sering berkelahi untuk mempertahankan uang,” ungkapnya bangga.
Meski berperawakan kurus dan hanya bertinggi badan 155 cm, Cak To berani melawan siapa pun. Dia bahkan tak segan menyerang musuhnya menggunakan pisau jika uangnya dirampas. Karena keberaniannya itulah, pria berambut ikal tersebut lantas disegani di kalangan pengemis. ”Wis tak nampek. Mon la nyalla sebet (Kalau dia bikin gara-gara, langsung saya sabet, Red),” tegasnya.
Selain harus menghadapi preman, pengalaman tidak menyenangkan terjadi ketika dia atau keluarga lain terkena razia petugas Satpol PP. ”Kami berpencar kalau mengemis,” jelasnya.
Kalau ada keluarga yang terkena razia, mau tidak mau mereka harus mengeluarkan uang hingga ratusan ribu untuk membebaskan.
***
Cak To tergolong pengemis yang mau belajar. Bertahun-tahun mengemis, berbagai ”ilmu” dia dapatkan untuk terus meningkatkan penghasilan. Mulai cara berdandan, cara berbicara, cara menghadapi aparat, dan sebagainya.
Makin lama, Cak To menjadi makin senior, hingga menjadi mentor bagi pengemis yang lain. Penghasilannya pun terus meningkat. Pada pertengahan 1990, penghasilan Cak To sudah mencapai Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu per hari. ”Pokoknya sudah enak,” katanya.
Dengan penghasilan yang terus meningkat, Cak To mampu membeli sebuah rumah sederhana di kampungnya. Saat pulang kampung, dia sering membelikan oleh-oleh cukup mewah. ”Saya pernah beli oleh-oleh sebuah tape recorder dan TV 14 inci,” kenangnya.
Saat itulah, Cak To mulai meniti langkah menjadi seorang bos pengemis. Dia mulai mengumpulkan anak buah.
Cerita tentang ”keberhasilan” Cak To menyebar cepat di kampungnya. Empat teman seumuran mengikutinya ke Surabaya. ”Kasihan, panen mereka gagal. Ya sudah, saya ajak saja,” ujarnya enteng.
Sebelum ke Surabaya, Cak To mengajari mereka cara menjadi pengemis yang baik. Pelajaran itu terus dia lanjutkan ketika mereka tinggal di rumah kontrakan di kawasan Surabaya Barat. ”Kali pertama, teman-teman mengaku malu. Tapi, saya meyakinkan bahwa dengan pekerjaan ini, mereka bisa membantu saudara di kampung,” tegasnya.
Karena sudah mengemis sebagai kelompok, mereka pun bagi-bagi wilayah kerja. Ada yang ke perumahan di kawasan Surabaya Selatan, ada yang ke Surabaya Timur.
Agar tidak mencolok, ketika berangkat, mereka berpakaian rapi. Ketika sampai di ”pos khusus”, Cak To dan empat rekannya itu lantas mengganti penampilan. Tampil compang-camping untuk menarik iba dan uang recehan.
Hanya setahun mengemis, kehidupan empat rekan tersebut menunjukkan perbaikan. Mereka tak lagi menumpang di rumah Cak To. Sudah punya kontrakan sendiri-sendiri.
Pada 1996 itu pula, pada usia ke-36, Cak To mengakhiri masa lajang. Dia menyunting seorang gadis di kampungnya. Sejak menikah, kehidupan Cak To terus menunjukkan peningkatan.
***
Setiap tahun, jumlah anak buah Cak To terus bertambah. Semakin banyak anak buah, semakin banyak pula setoran yang mereka berikan kepada Cak To. Makanya, sejak 2000, dia sudah tidak mengemis setiap hari.
Sebenarnya, Cak To tak mau mengungkapkan jumlah setoran yang dia dapatkan setiap hari. Setelah didesak, dia akhirnya mau buka mulut. Yaitu, Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per hari, yang berarti Rp 6 juta hingga Rp 9 juta per bulan.
Menurut Cak To, dia tidak memasang target untuk anak buahnya. Dia hanya minta setoran sukarela. Ada yang setor setiap hari, seminggu sekali, atau sebulan sekali. ”Ya alhamdulillah, anak buah saya masih loyal kepada saya,” ucapnya.
Dari penghasilannya itu, Cak To bahkan mampu memberikan sebagian nafkah kepada masjid dan musala di mana dia singgah. Dia juga tercatat sebagai donatur tetap di sebuah masjid di Gresik. ”Amal itu kan ibadah. Mumpung kita masih hidup, banyaklah beramal,” katanya.
READMORE
 

Kepolisian Vietnam Tangkap Pelanggar Lalu-lintas dengan Jala Ikan 28 November 2011 11:02 pm | Fakta Unik Kepolisian Vietnam Tangkap Pelanggar Lalu-lintas dengan Jala Ikan

Polisi di Vietnam menangkap pengendara sepeda motor yang melanggar peraturan lalu lintas dengan menggunakan jala ikan. Tran Van Thuc, kepala polisi provinsi Thanh Hoa, mengatakan pihaknya telah menahan lebih dari 100 pengendara sepeda motor yang ngebut di jalan-jalan.
Thuc juga mengatakan kepolisian akan mengirimkan laporan rinci soal metode tilang seperti ini kepada Komisi Keselamatan Lalu Lintas dan badan-badan terkait lainnya.
“Kami akan meminta izin untuk meneruskan metode seperti ini,” kata Thuc.
Kepolisian Thanh Hoa menerapkan taktik ini sejak 28 Oktober lalu bertepatan dengan hari peluncuran kampanye keselamatan jalan raya. Namun langkah ini menuai kritikan dan kepolisian Thanh Hoa akan menghentikan sementara penggunaan jala ikan sambil mengkaji cara lain yang lebih efektif.
“Kami akan meminta para ilmuwan membantu menciptakan cara khusus untuk melemparkan jala ikan ke pengendara motor guna meningkatkan ketepatan dan keselamatan,” kata Thuc.
Jaring ikan ini digunakan hanya untuk menangkap pengendara motor yang tetap ngebut walaupun telah diminta untuk berhenti. Jaring ini dilempar ke arah pengendara motor kemudian diikat sehingga yang terkena tilang tidak melarikan diri. Kepolisian Thank Hoa mengatakan metode ini tidak menyebabkan pengendara motor yang terjaring terluka atau menimbulkan kecelakaan.
READMORE
 

Inilah Para Pejabat Publik Pemakai Angkutan Umum

Di jam-jam sibuk, umumnya kereta rel listrik (KRL) di Jabodetabek disesaki penumpang. Rupanya sedikit dari banyaknya pejabat di negeri ini tidak sungkan menggunakan KRL dan transportasi umum lainnya. Siapa saja?
1. Tb Soenmandjaja Rukmandis
Anggota DPR dari FPKS ini mengaku sehari-hari menggunakan angkutan umum untuk menuju Gedung DPR. Dari rumahnya yang terletak di Bogor, Kang Soenman, demikian dia biasa disapa, berjalan kaki menuju tempat angkot ngetem. Perjalanan dia lanjutkan menggunakan KRL hingga Stasiun Karet. Nah, dari stasiun ini, Kang Soenman memilih naik Kopaja 608 jurusan Blok M – Tanah Abang hingga ke Gedung Dewan.

Padahal kalau mau, Soenman bisa menggunakan Toyota Rush dan Suzuki APV yang terparkir di rumahnya. Namun dia lebih suka berangkat kerja dengan angkutan umum karena lebih irit. Berdesakan di KRL bukanlah masalah, karena Soenman bisa bertemu banyak orang untuk menyerap aspirasi.
2. Akbar Faizal
Politikus dari Partai Hanura, Akbar Faizal, juga salah satu pejabat yang menyimpan mobilnya dan memilih menggunakan kendaraan umum saat pergi ke tempat kerja. Akbar yang tinggal di Depok, Jawa Barat, tidak mau kehilangan banyak waktu di jalan karena macet. Itu makanya dia memilih menggunakan KRL.
Biasanya Akbar naik dari Stasiun KA Depok Lama dan turun di Stasiun Dukuh Atas. Lalu dia melanjutkan perjalanan ke Gedung DPR dengan menumpang taksi atau ojek. Akbar menaruh mobilnya di Gedung DPR karena terkadang dia harus menghadiri kegiatan Dewan di luar Gedung DPR. Untuk diketahui, Akbar memiliki Honda Civic keluaran 2008 dan Honda CRV edisi 2009 yang dibelinya sebelum menjadi anggota Dewan.
3. Aus Hidayat Nur
Anggota DPR Aus Hidayat Nur juga salah satu penumpang setia KRL. Mengingat rumahnya terletak di Jalan Kelapa Dua Raya RTM Cimanggis, Depok, maka Aus menjadikan KRL sebagai kendaraan umum andalan. Selain lebih efektif dan efisien, Aus juga menggunakan KRL untuk menerapkan hidup sederhana.
Bagi pria yang lama berkecimpung di dunia bisnin multi level marketing ini, jabatan di DPR hanyalah 5 tahun. Karena itu tak sewajarnya jika lantas membuatnya menjalani gaya hidup mewah.
Biasanya politus PKS ini keluar dari rumah dengan menumpang sepeda motor anaknya hingga Stasiun Universitas Indonesia. Kemudian dia naik KRL hingga ke Stasiun Tanah Abang. Perjalanan ke Gedung DPR dilanjutkannya dengan menggunakan ojek. Namun bila kegiatan di parlemen tak padat, ia terkadang menggunakan Proton Exora, mobil produksi Malaysia yang dibeli dengan cara mencicil ini.
4. Bambang Widjojanto
Pria yang baru saja duduk di kursi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ini adalah penggemar KRL. Bagi Bambang, alat transportasi umum memang sudah sangat akrab baginya. Dia tak pernah gengsi menggunakan KRL atau ojek untuk mengantar dia ke tempatnya bekerja. Namun bukan berarti dirinya sama sekali mengharamkan mengendarai mobil.
Mengingat rumahnya di Depok Timur dengan kantor KPK yang di Kuningan, Jakarta Selatan, cukup jauh, maka KRL adalah pilihan transportasi yang paling rasional. Meski sudah jadi anggota KPK, dia akan tetap memprioritaskan memakai ojek atau KRL untuk bekerja.
5. Dahlan Iskan
Dahlan Iskan selama menjadi Menteri BUMN sedah dua kali terpergok menaiki KRL. Pada 5 Desember lalu, Dahlan menaiki KRL tanpa pengawalan. Kegiatan itu dilakukan Dahlan untuk melihat pelayanan dan operasional BUMN transportasi tersebut..
Kegiatan serupa dilakukannya hari ini, Jumat (23/12/2011) saat akan menghadiri sidang kabinet yang digelar di Istana Bogor. Mantan Dirut PLN ini naik dari Manggarai menuju Bogor. Setibanya di Stasiun Bogor, perjalanan ke Istana Bogor dilanjutkan dengan menggunakan ojek.
Masih ada beberapa pejabat yang terlihat bersahaja jika ditilik dari penggunaan kendaraan umum. Misalnya saja anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Budiman Sujatmiko. Saat ini dia tengah menyicil rumah sederhana dan tak segan ngojek ke kantornya di Senayan.
Anggota Komisi IX dari F-PDIP Nursuhud juga sejak dilantik jadi anggota dewan tetap memakai ojek. Dia mengaku punya mobil, tapi sering digunakan anaknya. Ojek menjadi pilihan dia lantaran bisa mengantarkannya ke Gedung DPR tepat waktu.
Dengan menaiki angkutan umum, para pejabat itu memang terkesan sederhana dan membumi. Meski beberapa dari mereka lebih mempertimbangkan efisiensi saat memilih menggunakan angkutan umum. Semoga pejabat yang naik angkutan umum ini semakin banyak, dan bukan hanya untuk meningkatkan citra.
READMORE
 

Negara Dengan Kualitas Pendidikan Terbaik di Dunia

Tahukah Anda negara mana yang kualitas pendidikannya menduduki peringkat pertama di dunia?
Finlandia. Negara dengan ibukota Helsinki (tempat ditandatanganinya perjanjian damai antara RI dengan GAM) ini memang begitu luar biasa. Peringkat 1 dunia ini diperoleh Finlandia berdasarkan hasil survei internasional yang komprehensif pada tahun 2003 oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). Tes tersebut dikenal dengan nama PISA (Programme for International Student Assesment) mengukur kemampuan siswa di bidang Sains, Membaca, dan juga Matematika.

Hebatnya, Finlandia bukan hanya unggul secara akademis tapi juga menunjukkan unggul dalam pendidikan anak-anak lemah mental.
Ringkasnya, Finlandia berhasil membuat semua siswanya cerdas. Lantas apa kuncinya sehingga Finlandia menjadi Top No 1 dunia?
Dalam masalah anggaran pendidikan Finlandia memang sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara di Eropa tapi masih kalah dengan beberapa negara lainnya. Finlandia tidaklah menggenjot siswanya dengan menambah jam-jam belajar, memberi beban PR tambahan, menerapkan disiplin tentara, atau memborbardir siswa dengan berbagai tes. Sebaliknya, siswa di Finlandia mulai sekolah pada usia yang agak lambat dibandingkan dengan negara-negara lain, yaitu pada usia 7 tahun, dan jam sekolah mereka justru lebih sedikit, yaitu hanya 30 jam perminggu. Bandingkan dengan Korea, ranking kedua setelah Finlandia, yang siswanya menghabiskan 50 jam perminggu.
Apa gerangan kuncinya?
Ternyata kuncinya terletak pada kualitas guru. Di Finlandia hanya ada guru-guru dengan kualitas terbaik dengan pelatihan terbaik pula. Profesi guru sendiri adalah profesi yang sangat dihargai, meski gaji mereka tidaklah fantastis. Lulusan sekolah menengah terbaik biasanya justru mendaftar untuk dapat masuk di sekolah-sekolah pendidikan, dan hanya 1 dari 7 pelamar yang bisa diterima. Persaingannya lebih ketat daripada masuk ke fakultas hukum atau kedokteran!
Jika negara-negara lain percaya bahwa ujian dan evaluasi bagi siswa merupakan bagian yang sangat penting bagi kualitas pendidikan, Finlandia justru percaya bahwa ujian dan testing itulah yang menghancurkan tujuan belajar siswa. Terlalu banyak testing membuat kita cenderung mengajarkan kepada siswa untuk semata lolos dari ujian, ungkap seorang guru di Finlandia.
Pada usia 18 th siswa mengambil ujian untuk mengetahui kualifikasi mereka di perguruan tinggi dan dua pertiga lulusan melanjutkan ke perguruan tinggi.
Siswa diajar untuk mengevaluasi dirinya sendiri, bahkan sejak Pra-TK!
Ini membantu siswa belajar bertanggungjawab atas pekerjaan mereka sendiri, kata Sundstrom, kepala sekolah di SD Poikkilaakso, Finlandia.
Siswa didorong untuk bekerja secara independen dengan berusaha mencari sendiri informasi yang mereka butuhkan. Suasana sekolah sangat santai dan fleksibel. Adanya terlalu banyak komando hanya akan menghasilkan rasa tertekan, dan mengakibatkan suasana belajar menjadi tidak menyenangkan.
Kelompok siswa yang lambat mendapat dukungan intensif. Hal ini juga yang membuat Finlandia sukses.
Berdasarkan penemuan PISA, sekolah-sekolah di Finlandia sangat kecil perbedaan antara siswa yang berprestasi baik dan yang buruk dan merupakan yang terbaik menurut OECD. Remedial tidaklah dianggap sebagai tanda kegagalan tapi sebagai kesempatan untuk memperbaiki. Seorang guru yang bertugas menangani masalah belajar dan prilaku siswa membuat program individual bagi setiap siswa dengan penekanan tujuan-tujuan yang harus dicapai, umpamanya: Pertama, masuk kelas; kemudian datang tepat waktu; berikutnya, bawa buku, dlsb. Kalau mendapat PR siswa bahkan tidak perlu untuk menjawab dengan benar, yang penting mereka berusaha.
Para guru sangat menghindari kritik terhadap pekerjaan siswa mereka. Menurut mereka, jika kita mengatakan “Kamu salah” pada siswa, maka hal tersebut akan membuat siswa malu. Dan jika mereka malu maka ini akan menghambat mereka dalam belajar. Setiap siswa diperbolehkan melakukan kesalahan. Mereka hanya diminta membandingkan hasil mereka dengan nilai sebelumnya, dan tidak dengan siswa lainnya.
Setiap siswa diharapkan agar bangga terhadap dirinya masing-masing. Ranking hanya membuat guru memfokuskan diri pada segelintir siswa tertentu yang dianggap terbaik di kelasnya.
READMORE
 

7 Fakta Unik Tentang Menangis

Setiap orang tentu saja pernah menangis dalam hidupnya. Dari sejak kita terlahir di dunia, kita sudah merasakan air mata keluar dari mata.
Menangis merupakan ekspresi emosi ketika seseorang merasa tersakiti baik mental maupun fisik, atau bahkan saat seseorang merasa sangat bahagia.
Berbagai penelitian seputar menangis membuahkan delapan fakta unik, seperti yang dilansir melalui medicmagic, Senin (9/1).

Rasa Marah Akan Hilang Setelah Menangis

Sekitar 85 persen wanita dan 73 persen pria mengakui jika rasa marah dan sedih akan berkurang setelah menangis. Seperti yang Anda tahu, air mata tidak hanya diproduksi karena adanya perasaan emosional saja. Air mata juga berfungsi untuk membersihkan dan mengurangi dehidrasi pada membran mata yang dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Iritasi dan menguap juga bisa memicu naiknya produksi air mata. Namun, meskipun keduanya bisa menyebabkan munculnya air mata, air mata emosional dapat menyebabkan iritasi karena memiliki komposisi kimia yang berbeda.

Wanita Lebih Mudah Menangis

Jika wanita dianggap lebih mudah menangis, maka itu mungkin saja benar. Rata-rata, wanita menangis sebanyak 47 kali dalam setahun, sedangkan pria menangis hanya tujuh kali setahun. Namun, ini bukan hanya karena perempuan dianggap lebih emosional dan lemah dibanding laki-laki, melainkan fakta-fakta medis menyebutkan bahwa saluran air mata pria memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan wanita. Sedangkan untuk bayi, durasi normal menangis mereka adalah sekitar 1-3 jam.

Orang Lebih Sering Menangis di Malam hari

Tentu saja, kita tidak bisa memprediksi kapan kita akan menangis karena kita tidak bisa memprediksi emosi kita juga. Namun menurut penelitian, kebanyakan orang menangis antara pukul 19.00-22.00.

Rata-rata menangis berdurasi 6 Menit

Tak hanya waktu yang menunjukkan kapan orang menangis, tetapi durasinya juga. Meskipun hanya berlangsung sebentar, rata-rata sebagian besar orang menghabiskan waktu 6 menit setiap kali menangis.

Menangis itu Sehat

Buang jauh-jauh rasa malu untuk melepaskan air mata. Menurut para ilmuwan, menangis tak hanya sekedar respon tubuh terhadap kesedihan dan frustasi, namun juga menandakan sehat.

Menangis bisa Meredakan Stres

Menangis juga cara yang ampuh untuk mengurangi stres emosional. Hal ini tentu saja baik bagi kesehatan, karena stres memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa air mata mengandung hormon prolaktin yang efektif melawan stres.

Manangis Sebagai pengobatan yang baik

Menangis juga bisa menurunkan tekanan darah dan denyut jantung, serta membuat respon terhadap pengobatan lebih baik.
Menangislah Bila Ingin Menangis, namun jangan di paksakan untuk menangis karena bagaimana pun Tersenyum lebih indah dari pada menangis.
READMORE